Skrol untuk membaca pos

Reses Rusman Ramli, Warga Curhat Soal Jalan, Sampah, Lampu hingga Air Bersih

Muh. Rifai
Anggota DPRD Kota Palu Rusman Ramli, ST., MM., saat mendengarkan dan menampung aspirasi warga dalam Reses Caturwulan II Tahun Sidang 2026 di Kelurahan Talise, Kecamatan Mantikulore, Rabu (19/8/2026). Foto: Infopena.com
A-AA+A++

Anggota DPRD Kota Palu Rusman Ramli, ST., MM., menampung berbagai aspirasi warga dalam Reses Caturwulan II Tahun Sidang 2026 di daerah pemilihan Palu Timur-Mantikulore, Rabu, 19 Agustus 2026. Warga menyampaikan persoalan sehari-hari seperti jalan, drainase, lampu penerangan, sampah, air bersih, fasilitas kegiatan warga hingga insentif RT dan RW.

Kegiatan reses berlangsung di Jalan Kamboja Lorong Pue Yusu, Kelurahan Talise, Kecamatan Mantikulore. Pertemuan tersebut dihadiri masyarakat, perwakilan kelurahan, kecamatan dan Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim).

Dalam pertemuan itu, warga tidak hanya menyampaikan keluhan. Mereka juga membawa usulan dan menawarkan solusi yang bisa dilakukan bersama pemerintah.

Rusman Ramli mengatakan seluruh aspirasi yang disampaikan akan ditampung untuk kemudian ditindaklanjuti atau difasilitasi melalui jalur yang sesuai. Ia meminta masyarakat melengkapi setiap usulan dengan data dan dokumen yang jelas agar lebih mudah diteruskan kepada organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.

Salah satu warga, Arwan, menyampaikan kebutuhan pembangunan sejumlah jalan lingkungan. Ia mengatakan beberapa usulan sudah dibuat dalam bentuk proposal dan berharap dapat mendapat perhatian pemerintah.

“Kalau kami mengusulkan Pak, butuhnya Bapak perhatikan dua proposal,” ujar Arwan.

Selain jalan, Arwan meminta perhatian terhadap insentif bagi sekretaris RT dan RW. Menurutnya, sekretaris memiliki tugas yang cukup banyak dalam membantu pelayanan masyarakat.

Ia berharap Rusman dapat membawa aspirasi tersebut kepada pemerintah kota agar sekretaris RT dan RW juga mendapatkan perhatian.

Rusman mengatakan proposal pembangunan jalan perlu dilengkapi data teknis. Panjang dan lebar jalan, foto kondisi lapangan, serta informasi lokasi harus jelas sebelum diteruskan kepada dinas terkait.

“Tinggal ditunggu Pak Arwan, proposalnya. Karena kan harus jelas juga berapa panjang, berapa lebar, kemudian foto-foto pendukungnya,” kata Rusman.

Menurut Rusman, pembagian kewenangan dalam penanganan jalan harus diperhatikan. Untuk jalan lingkungan, diperlukan pengecekan dan survei terlebih dahulu agar penanganannya tepat sasaran.

Warga Minta Dukungan Baki Salama

Dalam reses tersebut, warga juga menyampaikan rencana pelaksanaan kegiatan Baki Salama pada Oktober mendatang.

(Baki salama adalah tradisi penyajian makanan di atas baki (nampan) khas masyarakat Suku Kaili di Sulawesi Tengah, yang umumnya berisi beras pulut kuning (pae pulu kuni) dengan telur di atasnya, serta hidangan tradisional lainnya sebagai simbol rasa syukur, doa keselamatan, dan ajang mempererat kebersamaan)

Berita Lainnya

Nugi Mundur dari NasDem dan DPRD Palu, Pilih Bergabung ke PSI
Reses Rini Haris: Warga Minta Jalan, Air dan Bansos Dibenahi
Reses Haekal Ishak, Warga Siranindi Titip Tiga Aspirasi
DPRD Palu Kawal KUA-PPAS 2027, Anggaran Disepakati Rp1,959 Triliun
Banggar DPRD Palu Perkuat Arah Anggaran 2027
DPRD Palu Tahan Target Dividen, BUMD Diminta Benahi Tata Kelola