Skrol untuk membaca pos

CBDK Bukukan Laba Rp 925 Miliar, Fokus Perluas Industri MICE di PIK 2

Muh. Rifai
A-AA+A++

Proyek NICE didukung oleh lokasi strategis yang terhubung langsung ke Bandara Internasional Soekarno-Hatta melalui tol KATARAJA, yang memungkinkan perjalanan ke PIK 2 hanya dalam waktu 7 menit. Selain tol KATARAJA, akses lain ke PIK 2 mencakup tol Jakarta Outer Ring Road (JORR), Jakarta Inner Ring Road, tol Jakarta-Merak, dan tol Bandara.

Strategi Ekspansi dan Investasi

Setelah berhasil menghimpun dana dari Penawaran Umum Perdana (IPO), CBDK menggunakan dana tersebut untuk investasi ekuitas di PT Industri Pameran Nusantara (PT IPN). Dana ini digunakan untuk membiayai pembangunan gedung MICE (Meetings, Incentives, Conferences, and Exhibitions), yang diharapkan menjadi ekosistem utama bagi industri event di Indonesia.

Pemerintah melihat industri event sebagai salah satu sektor strategis yang dapat memberikan dampak ekonomi besar, termasuk pada sektor transportasi, akomodasi, dan konsumsi. Dengan adanya NICE, CBDK berkontribusi dalam pengembangan industri MICE di Indonesia, menyediakan tempat penyelenggaraan event yang mumpuni dan mampu mengakomodasi kebutuhan besar.

Dengan strategi ekspansi yang agresif dan dukungan investor, CBDK optimistis dapat terus tumbuh dan memberikan nilai tambah bagi pemegang saham serta masyarakat luas. Kepercayaan investor terhadap CBDK juga mencerminkan potensi besar yang dimiliki perusahaan dalam mengembangkan kawasan bisnis strategis di Indonesia. (Rfi)

Berita Lainnya

Transisi Bisnis TBS Berbuah Predikat Saham Hijau dari BEI
Saham ADHI Disuspensi BEI
ETF Emas Resmi Melantai di BEI, Ini Pilihannya
Elnusa Siapkan Buyback Saham Rp100 Miliar, Ini Tujuan dan Dampaknya
Harga Teoretis Saham MLPT Jadi Rp1.040 Usai Stock Split
IHSG Naik 0,83 Persen, Enam Emiten Baru Ramaikan Bursa