Aspirasi masyarakat tersebut, menurutnya, akan terus diperjuangkan melalui komunikasi dengan pemerintah kota, termasuk melihat kemungkinan pemanfaatan sisa anggaran untuk kebutuhan yang belum terakomodasi.
Rencana Surabe Gratis untuk Warga
Ada hal menarik dalam reses kali ini. Selain membicarakan persoalan pembangunan, Andris bersama masyarakat juga membahas rencana kegiatan makan surabe gratis bagi warga Kelurahan Duyu.
Kegiatan tersebut direncanakan berlangsung pada Sabtu sore di kawasan kebun anggur, dengan sasaran khusus masyarakat RT 02 dan RT 03.
Jumlah surabe yang disiapkan diperkirakan mencapai 200 hingga 300 porsi untuk dibagikan secara gratis kepada warga.
Namun, kegiatan ini bukan hanya berbagi makanan. Surabe dipilih sebagai salah satu kuliner tradisional yang ingin diperkenalkan lebih luas kepada masyarakat.
Untuk mendukung kegiatan tersebut, sejumlah pihak dari dinas terkait, khususnya yang menangani UMKM dan pariwisata, direncanakan ikut diundang bersama tokoh masyarakat, ketua RT, dan ketua RW.
Dalam pembahasan itu, muncul pula usulan menambahkan menu tradisional lain, seperti somu, untuk melengkapi sajian kuliner khas daerah.
Reses Andris di Kelurahan Duyu turut didampingi perwakilan Sekretariat DPRD Kota Palu, Rahmi dan Bayu, serta dihadiri sejumlah tokoh masyarakat dan warga setempat. (Rfi)



