OPPO Find X10 Series Meluncur Global Malam Ini, Bawa Kamera hingga 200 MP

Muh. Rifai
A-AA+A++

OPPO Find X10 Series dijadwalkan meluncur secara global pada Rabu, 21 Oktober 2026, dengan membawa teknologi kamera beresolusi tinggi, chipset MediaTek generasi terbaru, serta pemrosesan gambar hasil kolaborasi dengan Hasselblad. Seri flagship ini terdiri atas OPPO Find X10 dan Find X10 Pro Max yang memiliki perbedaan pada konfigurasi kamera dan platform pemrosesan.

Peluncuran dijadwalkan berlangsung di Mallorca, Spanyol, pukul 16.00 waktu setempat atau sekitar pukul 21.00 WIB. Harga global dan ketersediaan di setiap negara masih perlu menunggu pengumuman resmi dalam acara tersebut.

Sektor kamera menjadi salah satu daya tarik utama seri ini. OPPO menghadirkan konfigurasi kamera hingga tiga sensor 200 MP pada Find X10 Pro Max, sementara Find X10 menawarkan spesifikasi kamera yang berbeda.

Kedua perangkat juga mengandalkan LUMO True Image Engine untuk mengolah detail, warna, dan pencahayaan. Teknologi ini menjadi bagian dari pendekatan OPPO dalam meningkatkan kualitas fotografi melalui kombinasi perangkat keras dan perangkat lunak.

Perbedaan OPPO Find X10 dan Find X10 Pro Max

OPPO Find X10 menggunakan chipset MediaTek Dimensity 9600M, sedangkan Find X10 Pro Max mengandalkan Dimensity 9600 Pro yang menurut informasi dalam bahan peluncuran menggunakan proses manufaktur 2 nanometer (nm).

Perbedaan chipset tersebut menjadi salah satu aspek yang perlu diperhatikan, terutama bagi pengguna yang membutuhkan performa tinggi untuk bermain gim, mengedit video, atau menjalankan aplikasi berbasis kecerdasan buatan (AI).

Di sektor fotografi, Find X10 Pro Max menawarkan konfigurasi tiga kamera beresolusi 200 MP. Sementara itu, Find X10 hadir dengan konfigurasi kamera yang berbeda, sehingga keduanya menyasar kebutuhan fotografi yang tidak sepenuhnya sama.

Meski resolusi tinggi dapat memberikan keleluasaan dalam menangkap detail dan melakukan pemotongan gambar, jumlah megapiksel bukan satu-satunya penentu kualitas foto. Ukuran sensor, kualitas lensa, stabilisasi gambar, dan pemrosesan perangkat lunak juga memengaruhi hasil pemotretan.

Perbandingan menyeluruh antara kedua model masih memerlukan pengujian langsung, khususnya untuk menilai kemampuan fotografi dalam kondisi minim cahaya, pemotretan jarak jauh, dan perekaman video.