Skrol untuk membaca pos

Gojek Pangkas Komisi Jadi 8 Persen, Driver Ojol Kini Dapat 92 Persen Pendapatan

Muh. Rifai
Foto: Goto
A-AA+A++

Menurut perusahaan, langkah tersebut sejalan dengan program Asta Cita pemerintah menuju Indonesia Emas 2045, khususnya dalam menciptakan lapangan kerja berkualitas dan pemerataan ekonomi.

GoTo mengakui perubahan skema bagi hasil pada layanan roda dua akan memberikan tantangan terhadap pendapatan bisnis GoRide. Namun perusahaan optimistis kekuatan ekosistem digital yang dimiliki saat ini mampu menjaga stabilitas bisnis jangka panjang. Selain layanan transportasi online, GoTo memiliki lini bisnis teknologi finansial, logistik, pengantaran, e-commerce melalui Tokopedia, hingga layanan perbankan melalui kemitraan dengan Bank Jago.

Perusahaan juga menyatakan masih berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk memperoleh arahan lebih lanjut mengenai ketentuan detail dalam Peraturan Presiden yang mengatur skema bagi hasil transportasi online. Perseroan berjanji akan terus menyampaikan perkembangan implementasi kebijakan kepada seluruh pemangku kepentingan.

Hans menegaskan GoTo akan terus menjaga keseimbangan antara kesejahteraan mitra pengemudi, kualitas layanan kepada pelanggan, dan keberlanjutan bisnis perusahaan.

“Sebagai perusahaan yang lahir dan berkembang di Indonesia, Gojek senantiasa berkomitmen untuk dapat terus maju demi mitra pengemudi yang lebih sejahtera, pelanggan yang terlayani lebih baik, dan Indonesia yang kita cintai bersama,” kata Hans. (Red)