Mulai 3 Februari 2026, Gojek resmi menerapkan biaya pembatalan GoCar sebesar Rp3.000 untuk sebagian besar layanan GoCar. Kebijakan ini berlaku secara bertahap di beberapa kota, seperti Bali, Surabaya, Yogyakarta, Medan, Bandung, Malang, dan Makassar. Sementara itu, layanan GoCar Instant dan GoCar Rental tidak termasuk dalam aturan ini.

Melalui blog resminya, Gojek menjelaskan, biaya pembatalan GoCar diterapkan sebagai bentuk kompensasi kepada mitra driver yang telah meluangkan waktu dan menempuh perjalanan menuju lokasi penjemputan pelanggan.

Pelanggan akan dikenai biaya pembatalan sebesar Rp3.000 jika membatalkan pesanan saat driver sudah tiba di lokasi penjemputan. Selain itu, biaya juga berlaku jika driver telah menempuh perjalanan lebih dari 1 kilometer menuju titik jemput atau sudah bergerak selama lebih dari tujuh menit sejak menerima pesanan.

Biaya pembatalan juga dapat berlaku ketika driver membatalkan pesanan setelah menunggu pelanggan di titik penjemputan selama 10 menit atau lebih. Seluruh biaya pembatalan yang dibayarkan pelanggan akan diberikan 100 persen kepada mitra driver.

Pembayaran biaya pembatalan dilakukan secara non-tunai. Jika pelanggan menggunakan GoPay, kartu kredit, kartu debit, atau dompet digital lainnya, biaya akan dipotong otomatis dari metode pembayaran yang dipilih.

Sementara bagi pelanggan yang memilih pembayaran tunai, biaya pembatalan akan masuk ke Outstanding Balance (OBA). Tagihan tersebut harus dilunasi sebelum pelanggan dapat melakukan pemesanan GoCar berikutnya.

Meski begitu, ada beberapa kondisi yang membuat pelanggan tidak dikenai biaya pembatalan. Misalnya, jika driver membatalkan pesanan di luar ketentuan yang berlaku atau driver datang ke lokasi penjemputan yang berbeda dengan titik yang tertera di aplikasi.

Pelanggan juga tidak akan dikenai biaya jika pembatalan terjadi di luar syarat yang telah ditetapkan Gojek. Jika merasa biaya pembatalan tidak sesuai, pelanggan dapat mengajukan laporan melalui menu Bantuan di aplikasi Gojek maksimal 24 jam setelah pembatalan.

Tim Gojek akan meninjau setiap laporan. Jika hasil pemeriksaan menyatakan pengajuan pelanggan benar, biaya pembatalan akan dikembalikan sesuai metode pembayaran yang digunakan.

Untuk mencegah penyalahgunaan, Gojek membatasi pengajuan pengembalian dana maksimal dua kali dalam satu minggu.

Pada tahap awal penerapan kebijakan ini, pelanggan juga tidak langsung dikenai biaya pembatalan. Gojek memberikan pembebasan biaya atau waiver untuk pembatalan pertama dalam periode yang belum ditentukan. Setelah itu, biaya pembatalan akan berlaku sesuai syarat yang telah ditetapkan.

Setiap biaya pembatalan akan disertai notifikasi di aplikasi dan dapat dilihat pada detail riwayat pesanan. Gojek juga memastikan kebijakan ini tidak memengaruhi customer rating pelanggan.

Gojek menyatakan kebijakan biaya pembatalan GoCar ini bertujuan menciptakan pengalaman yang lebih adil bagi pelanggan maupun mitra driver. Perusahaan akan melakukan evaluasi secara berkala sebelum memperluas penerapan aturan ini ke kota-kota lainnya. (Red)