Konflik dalam sinetron Terikat Janji episode 82 semakin memanas setelah Sena mulai menjalankan tugasnya sebagai Manajer CSR di Kusuma Food. Melanjutkan cerita episode sebelumnya, Sena semakin yakin ada sesuatu yang tidak beres dalam pengelolaan dana sosial perusahaan yang selama ini ditangani Dipa.

Masalah bermula ketika Dipa mengadu kepada Om Novan karena dana donasi untuk Yayasan Cahaya Amanah ditahan oleh Sena. Dipa berusaha meyakinkan Om Novan bahwa keputusan tersebut bisa merugikan banyak orang. Ia juga menyindir kemampuan Sena yang baru bekerja dan dianggap belum memahami tugasnya sebagai manajer CSR.

Namun ternyata Sena memiliki alasan kuat. Sebelum mencairkan dana, ia memilih turun langsung ke lapangan untuk memeriksa kondisi yayasan dan klinik yang selama ini menerima bantuan dari Kusuma Food.

Saat bertemu Om Novan, Sena membawa sejumlah data dan bukti yang mengejutkan. Dari hasil pemeriksaan, ditemukan adanya perbedaan besar antara jumlah dana yang dikirim perusahaan dengan dana yang benar-benar diterima pihak yayasan.

Sena menjelaskan bahwa Kusuma Food rutin menyalurkan dana hingga miliaran rupiah setiap enam bulan. Namun kenyataannya, panti asuhan hanya menerima sebagian kecil dari dana tersebut. Temuan lain juga menunjukkan bahwa ambulans yang pernah dilaporkan sebagai bantuan baru ternyata hanya kendaraan bekas yang sudah tidak layak digunakan.

Mendengar penjelasan itu, Om Novan langsung terkejut. Selama ini ia mengaku mempercayakan seluruh pengelolaan dana CSR kepada Dipa tanpa pernah melakukan pengecekan langsung.

Kemarahan Om Novan memuncak ketika ia memanggil Dipa dan meminta penjelasan. Meski Dipa berusaha membela diri dan menyalahkan stafnya, Om Novan tidak lagi percaya. Dengan tegas, ia menuduh Dipa telah menyalahgunakan dana amal perusahaan.

Om Novan pun langsung mengambil keputusan penting. Ia menghentikan seluruh aliran dana CSR yang selama ini dikelola melalui yayasan milik Dipa. Keputusan itu membuat Dipa tidak bisa berkutik karena bukti yang disampaikan Sena sangat jelas.

Di tengah ketegangan tersebut, muncul momen lucu antara Sena dan Davina. Davina yang masih curiga Sena adalah seorang polisi mencoba mengujinya menggunakan borgol yang ditemukannya. Namun rencananya justru berakhir kacau ketika tangan mereka berdua terkunci bersama.

Sena dan Davina akhirnya harus mencari bantuan untuk melepaskan borgol tersebut. Situasi itu membuat keduanya terlibat dalam banyak momen kocak sekaligus semakin dekat satu sama lain.

Meski begitu, Davina masih belum menghilangkan rasa curiganya. Ia bahkan mengatakan akan marah besar jika suatu hari mengetahui Sena selama ini berbohong mengenai identitasnya.

Sementara itu, Dipa mulai sadar bahwa Sena adalah orang yang berada di balik terbongkarnya semua rahasianya. Merasa terpojok dan kehilangan kepercayaan Om Novan, Dipa kini mulai menyiapkan langkah balasan untuk menjatuhkan Sena.

Episode 82 ditutup dengan posisi Dipa yang semakin terancam, sementara hubungan Sena dan Davina justru semakin dekat. Namun rahasia besar Sena dan rencana balas dendam Dipa dipastikan akan menjadi konflik utama di episode berikutnya. (Red)

Sumber: RCTI