Setelah konflik emosional yang terjadi di episode 74, hubungan Davina dan Sena di episode 75 semakin rumit. Davina berusaha menerima keputusan Sena yang memilih menjauh demi memenuhi keinginan Novan. Meski begitu, perasaan yang selama ini terjalin membuat Davina sulit melupakan pria yang selalu hadir dalam hidupnya saat ia sedang terpuruk.
Di sisi lain, Sena juga mengalami pergulatan batin yang berat. Ia menyadari seharusnya dirinya konsisten menjaga jarak dari Davina. Namun setiap kali melihat Davina dalam kesulitan, ia selalu bertindak spontan untuk melindunginya. Perasaan itu membuat Sena semakin tersiksa karena harus menekan cintanya sendiri.
Keesokan harinya, Sena mendapat panggilan dari Novan yang memintanya datang ke area proyek mess karyawan. Pertemuan itu ternyata bukan untuk berdamai, melainkan peringatan terakhir dari Novan agar Sena benar-benar meninggalkan kehidupan Davina.
Dalam pembicaraan yang penuh ketegangan, Novan kembali menuduh Sena sebagai penyebab masalah yang terjadi. Namun kali ini Sena berani berbicara jujur. Ia mengungkap bahwa selama delapan tahun terakhir Davina hidup dalam luka akibat berbagai keputusan yang diambil ayahnya. Sena bahkan menyinggung kisah masa lalu Davina dengan Rian serta keputusan Novan yang dianggap telah menghancurkan kebahagiaan putrinya.
Ucapan Sena membuat Novan terpukul. Untuk pertama kalinya ia mulai menyadari bahwa banyak keputusan yang diambilnya justru menyakiti Davina. Rasa bersalah itu terus menghantui pikirannya setelah pertemuan tersebut berakhir.
Saat berada di lokasi proyek, Novan tiba-tiba menjadi korban serangan puluhan tawon liar. Kondisinya memburuk dalam waktu singkat hingga mengalami sesak napas akibat reaksi alergi yang cukup berat. Meski baru saja diminta menjauh dari Davina, Sena tidak berpikir panjang. Ia langsung berusaha menyelamatkan Novan.
Sena menolong Novan keluar dari lokasi berbahaya, memberikan pertolongan pertama, menghubungi ambulans, hingga melakukan tindakan darurat saat kondisi Novan sempat kritis. Berkat ketenangan dan kesigapannya, nyawa Novan berhasil diselamatkan sebelum tim medis tiba.
Di tengah kondisi tersebut, Novan mulai melihat sisi lain dari Sena. Ia menyaksikan sendiri bagaimana pria itu berjuang mati-matian demi menyelamatkannya tanpa memikirkan perlakuan buruk yang sebelumnya diterima.



