Peta persaingan Piala Dunia FIFA 2026 mulai terlihat setelah rangkaian pertandingan matchday kedua Grup A dan Grup B selesai digelar, Kamis (18/6/2026) waktu setempat. Meksiko dan Kanada menjadi dua tim yang paling diuntungkan setelah meraih hasil meyakinkan yang membuka peluang besar menuju fase gugur.
Meksiko kini menjadi tim pertama di Grup A yang mengoleksi enam poin dari dua pertandingan. Kemenangan tipis 1-0 atas Korea Selatan di Guadalajara Stadium memastikan El Tri tetap sempurna sekaligus menjaga rekor belum kebobolan di turnamen ini.
Gol tunggal Luis Romo menjadi pembeda dalam pertandingan yang berlangsung ketat. Gelandang berusia 31 tahun itu memanfaatkan peluang dengan baik untuk membawa publik tuan rumah bersorak. Tambahan tiga poin membuat tim asuhan Javier Aguirre berada di posisi terdepan untuk melangkah ke babak 32 besar.
Meski menang, Meksiko harus bekerja keras mempertahankan keunggulan. Korea Selatan beberapa kali mengancam, terutama pada babak kedua. Namun penampilan gemilang kiper Raul Rangel menjadi faktor penting yang menjaga keunggulan tim tuan rumah.
Rangel melakukan dua penyelamatan beruntun yang menjadi salah satu momen terbaik sepanjang turnamen sejauh ini. Ia sukses menggagalkan sundulan Cho Guesung dari jarak dekat sebelum dengan refleks cepat menepis peluang lanjutan yang dilepaskan Yang Hyunjun.
Kemenangan tersebut membuat Meksiko mencatat sejarah sebagai tuan rumah pertama sejak Prancis pada Piala Dunia 1998 yang mampu memenangi dua laga awal tanpa kebobolan satu gol pun.
Di pertandingan lain Grup A, Ceko dan Afrika Selatan harus berbagi angka setelah bermain imbang 1-1 di Atlanta Stadium. Ceko sebenarnya unggul cepat melalui Michal Sadilek pada menit keenam.
Gol tersebut menjadi yang tercepat di Piala Dunia 2026 hingga saat ini dengan catatan waktu lima menit delapan detik. Rekor itu melampaui gol Felix Nmecha saat Jerman menghadapi Curacao pada laga sebelumnya.
Ceko terlihat akan mengamankan kemenangan sebelum Afrika Selatan mendapatkan hadiah penalti pada menit-menit akhir pertandingan. Teboho Mokoena yang maju sebagai eksekutor menjalankan tugasnya dengan baik dan menyamakan kedudukan menjadi 1-1.









