Skrol untuk membaca pos

Terikat Janji Episode 73: Danang Selamat, Sena Jadi Target Dendam

Muh. Rifai
Foto: Tangkapan Layar
A-AA+A++

Sinopsis Terikat Janji Episode 73 menghadirkan ketegangan baru setelah operasi penyelamatan Patung Ganesa berhasil dilakukan oleh Sena dan tim kepolisian. Keberhasilan tersebut memang menjadi kabar baik, tetapi di balik itu muncul ancaman yang lebih besar karena Danang ternyata belum benar-benar tertangkap.

Kelanjutan cerita dari episode 72 dimulai saat polisi melakukan penyergapan terhadap transaksi Patung Ganesa yang selama ini menjadi target pencarian. Danang yang menyadari dirinya telah dijebak langsung berusaha melarikan diri. Dalam situasi yang menegangkan, ia bahkan menjadikan kurator museum sebagai tameng untuk menghindari tembakan polisi.

Sena yang memimpin operasi tetap berusaha fokus meski kondisi kesehatannya belum sepenuhnya pulih. Sementara itu, Jessica ikut berada dalam bahaya ketika menjadi sasaran tembakan Danang. Beruntung, Jessica selamat karena menggunakan rompi antipeluru yang berhasil menahan peluru tersebut.

Saat situasi semakin terdesak, Danang memilih mengambil langkah nekat dengan melompat dari jembatan ke sungai. Polisi segera melakukan pencarian di sekitar lokasi, namun proses tersebut tidak berjalan mudah. Berdasarkan data yang dimiliki kepolisian, sungai tersebut memiliki lumpur yang sangat dalam sehingga banyak benda yang jatuh ke dasar sungai sulit ditemukan kembali.

Meski demikian, Sena tidak langsung percaya bahwa Danang telah tewas. Dugaan itu muncul karena Danang sebelumnya diketahui telah menyiapkan rencana pelarian. Ia sengaja memilih lokasi transaksi di dekat sungai karena yakin dapat berenang dan keluar melalui jalur lain jika operasi polisi berlangsung.

Kecurigaan Sena semakin kuat karena saat perkelahian terjadi, topeng penyamarannya sempat terlepas. Danang berhasil melihat wajah asli Sena. Jika Danang masih hidup dan berhasil bertemu Dipa Andika, maka penyamaran yang selama ini dijalankan Sena bisa terbongkar.

Untuk mengantisipasi kemungkinan tersebut, pihak kepolisian langsung meningkatkan pengawasan terhadap Dipa Andika. Beberapa personel ditugaskan secara rahasia untuk memantau setiap pergerakan Dipa selama 24 jam penuh.

Di sisi lain, Dipa Andika mulai kehilangan kendali setelah mengetahui Patung Ganesa berhasil diamankan polisi. Semua rencana yang telah disusunnya berantakan. Ambisinya untuk mendapatkan keuntungan besar dari patung bersejarah tersebut gagal total.