PT Bursa Efek Indonesia (BEI) bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) terus memperkuat upaya peningkatan kualitas pasar modal melalui penerapan Standar Pengungkapan Keberlanjutan (SPK). Langkah tersebut dibahas dalam Strategic Leadership Dialogue yang digelar di Main Hall BEI pada Selasa, 26 Mei 2026, dengan tema “Standar Pengungkapan Keberlanjutan (SPK) dalam Membangun Kepercayaan Pasar Modal Indonesia”.
Forum tersebut menjadi wadah bagi regulator, pelaku pasar, dan perusahaan tercatat untuk memperkuat pemahaman terkait implementasi SPK yang selaras dengan standar global IFRS S1 dan IFRS S2. Penerapan standar tersebut diharapkan dapat meningkatkan kredibilitas informasi yang disampaikan perusahaan kepada investor sekaligus memperkuat daya saing pasar modal Indonesia di tingkat internasional.
Dalam diskusi yang berlangsung, para pemangku kepentingan menegaskan bahwa keberhasilan penerapan pengungkapan keberlanjutan tidak hanya bergantung pada kepatuhan administratif, tetapi juga pada komitmen manajemen perusahaan. Direksi dinilai memiliki peran sentral dalam mengintegrasikan aspek keberlanjutan ke dalam strategi bisnis, tata kelola perusahaan, hingga manajemen risiko.
Pendekatan tersebut dinilai semakin relevan di tengah meningkatnya perhatian investor terhadap faktor lingkungan, sosial, dan tata kelola atau Environmental, Social, and Governance (ESG). Investor global kini tidak hanya mempertimbangkan kinerja keuangan perusahaan, tetapi juga kemampuan perusahaan dalam mengelola risiko keberlanjutan dan menciptakan nilai jangka panjang.
Melalui penerapan SPK yang mengacu pada IFRS S1 dan IFRS S2, perusahaan diharapkan mampu menyajikan informasi yang lebih terukur, konsisten, dan dapat dibandingkan dengan perusahaan lain di berbagai negara. Dengan demikian, investor memiliki dasar yang lebih kuat dalam mengambil keputusan investasi.
Sebagai bentuk dukungan terhadap implementasi standar tersebut, BEI terus mengembangkan berbagai infrastruktur pelaporan yang memudahkan perusahaan dalam menyampaikan informasi keberlanjutan. Salah satu langkah yang dilakukan adalah pengembangan sistem SPE-IDXnet serta situs IDX Sustainability.
Kehadiran platform tersebut ditujukan untuk menyediakan data ESG yang lebih transparan, mudah diakses, dan berkualitas bagi investor. Selain itu, sistem yang terintegrasi diharapkan mampu meningkatkan efisiensi proses pelaporan sekaligus memperkuat kepercayaan pasar terhadap informasi yang dipublikasikan oleh emiten.









