Ketegangan dalam Terikat Janji episode 103 semakin terasa. Setelah peristiwa di episode sebelumnya, Sena harus menerima kenyataan bahwa dirinya terancam dipindahkan dari tugasnya. Di saat yang sama, Novan mulai panik karena merasa rahasia kematian Ryan perlahan mulai diketahui orang lain. Sementara itu, Davina mengambil keputusan besar dengan menyusul Sena ke Bali.

Episode ini dibuka dengan Novan yang kembali mendatangi gudang tua tempat jasad Ryan disembunyikan. Saat memeriksa lokasi, ia menemukan jejak sepatu yang menurutnya bukan jejak lama. Penemuan itu langsung membuat Novan gelisah.

Novan mulai berpikir ada seseorang yang diam-diam datang ke gudang tersebut. Ia khawatir keluarga Ryan atau Veronika sudah mulai mencari keberadaan Ryan dan menemukan petunjuk penting. Meski di luar gudang tidak ada bekas galian baru, rasa takut Novan tidak juga hilang.

Di sisi lain, Sena, Dion, dan Reza harus bersiap menghadapi kemungkinan dipisahkan. Identitas mereka sebagai anggota intel yang terbongkar membuat ketiganya terancam dimutasi ke tempat tugas yang berbeda. Momen perpisahan itu menjadi sangat emosional karena mereka tidak tahu kapan bisa bekerja bersama lagi.

Dion kemudian bertemu Davina dan menjelaskan alasan di balik mutasi tersebut. Ia mengatakan bahwa kegagalan menjaga kerahasiaan operasi membuat Sena dan timnya harus dipindahkan demi keselamatan misi.

Penjelasan itu membuat Davina merasa bersalah. Ia sadar Sena selama ini hanya menjalankan tugasnya sebagai aparat negara dan tidak pernah berniat menyakiti dirinya maupun keluarganya. Davina juga mulai menerima bahwa jika ayahnya memang bersalah, proses hukum harus tetap berjalan.

Karena tidak ingin kehilangan Sena, Davina langsung mengambil cuti selama tiga hari dan memutuskan berangkat ke Bali. Ia berharap masih memiliki kesempatan untuk bertemu dan berbicara dengan Sena sebelum semuanya terlambat.

Sementara itu, Sena sudah lebih dulu berada di Bali. Ia menghabiskan waktu di pantai yang penuh kenangan bersama keluarganya. Tempat itu mengingatkannya pada masa kecil yang bahagia sebelum keluarganya hancur akibat kematian Ryan.

Di Jakarta, Novan masih diliputi rasa cemas. Ia menceritakan temuannya kepada sang istri dan mengaku takut polisi akan menemukan jasad Ryan. Novan juga khawatir Davina suatu hari nanti mengetahui bahwa ayahnya adalah pelaku di balik kematian Ryan.

Istrinya berusaha menenangkan Novan. Ia meyakinkan bahwa jejak kaki yang ditemukan belum tentu berkaitan dengan Ryan. Namun, Novan tetap sulit menghilangkan rasa takut yang terus menghantuinya.

Kecurigaan Novan semakin besar saat Davina meminta izin pergi ke Bali. Meski Davina mengatakan hanya ingin bertemu teman, Novan mulai berpikir putrinya mungkin sudah mengetahui sesuatu tentang rahasia yang selama ini disembunyikan.

Sesampainya di Bali, Davina langsung berusaha mencari Sena. Namun usahanya tidak mudah karena nomor ponsel Sena sudah tidak aktif. Meski begitu, Davina tidak menyerah dan terus berharap bisa bertemu dengan pria yang dicintainya.

Di akhir episode, ketegangan semakin terasa. Davina sudah berada di Bali untuk mencari Sena, sementara Novan semakin panik karena yakin rahasia kematian Ryan tidak akan bisa disembunyikan selamanya. (Red)

Sumber : RCTI