Veda Pratama kembali menunjukkan penampilan yang konsisten pada Moto3 Jerman 2026. Pebalap muda Indonesia dari Honda Team Asia berhasil finis di posisi kedelapan pada balapan yang berlangsung di Sirkuit Sachsenring, Minggu, sekaligus menambah delapan poin penting di klasemen sementara.

Balapan dimenangkan Brian Uriarte dari Red Bull KTM Ajo dengan catatan waktu 33 menit 02,694 detik. Uriarte mengalahkan pemimpin klasemen Maximo Quiles yang finis kedua dengan selisih hanya 0,063 detik. Sementara itu, Matteo Bertelle melengkapi podium setelah menyelesaikan balapan di posisi ketiga.

Sejak awal balapan, persaingan memperebutkan kemenangan berlangsung sengit. Uriarte dan Quiles saling bersaing hingga lap terakhir sebelum Uriarte akhirnya lebih dulu menyentuh garis finis.

Di belakang tiga besar, Marco Morelli finis keempat, disusul Rico Salmela di posisi kelima. Adrian Fernandez dan Jesus Rios masing-masing mengakhiri balapan di urutan keenam dan ketujuh.

Veda Pratama tampil stabil sepanjang balapan. Pebalap Honda Team Asia itu mampu mempertahankan posisinya di kelompok sepuluh besar dan akhirnya finis di urutan kedelapan. Ia unggul atas Ryusei Yamanaka yang finis kesembilan dan Eddie O’Shea di posisi ke-10.

Hasil ini menjadi tambahan delapan poin yang berharga bagi Veda dalam persaingan klasemen Moto3 musim 2026.

Sementara itu, Alvaro Carpe finis di posisi ke-11, diikuti Hakim Danish di urutan ke-12. Cormac Buchanan, Joel Kelso, dan Guido Pini melengkapi daftar pembalap yang meraih poin hingga posisi ke-15.

Empat pebalap gagal menyelesaikan balapan, yakni Casey O’Gorman, Joel Esteban, Adrian Cruces, dan Valentin Perrone.

Tambahan poin dari Moto3 Jerman membuat Maximo Quiles masih memimpin klasemen sementara dengan 231 poin. Brian Uriarte naik ke posisi kedua dengan 127 poin, hanya unggul satu angka atas Alvaro Carpe yang mengoleksi 126 poin.

Bagi Veda Pratama, hasil finis kedelapan membuatnya tetap bertahan di posisi keenam klasemen sementara dengan total 90 poin. Pebalap Indonesia itu kini unggul empat poin atas Hakim Danish yang berada di posisi ketujuh.

Dengan beberapa seri yang masih tersisa, peluang Veda Pratama untuk terus memperbaiki posisinya di klasemen Moto3 2026 masih terbuka. Konsistensi dalam meraih poin menjadi modal penting bagi pebalap Honda Team Asia tersebut menghadapi balapan berikutnya. (Red)