Konflik dalam Terikat Janji episode 95 semakin memanas dan menjadi lanjutan langsung dari episode sebelumnya. Setelah Davina mengalami alergi stroberi dan dilarikan ke rumah sakit, hubungan antara Jihan, Dipa, Davina, dan Sena semakin dipenuhi kesalahpahaman.

Jihan tidak bisa menyembunyikan rasa cemburunya setelah mengetahui Dipa menjadi orang yang membawa Davina ke rumah sakit. Meski Dipa menjelaskan bahwa pertemuan mereka hanya kebetulan terjadi di sebuah kafe dan ia hanya ingin menolong Davina, Jihan tetap yakin mereka sengaja bertemu diam-diam.

Saat Novan datang ke rumah sakit, Dipa menceritakan bagaimana ia menemukan Davina yang mengalami sesak napas akibat alergi. Novan pun mengucapkan terima kasih karena Dipa telah menyelamatkan putrinya. Namun, hal itu justru membuat Jihan semakin marah. Ia kembali menuduh Dipa dan Davina bertemu di belakangnya.

Dipa berusaha menenangkan Jihan dan meminta agar tidak salah paham. Sayangnya, Jihan tetap tidak percaya dan mengusir Dipa dari rumah sakit. Sikap Jihan justru membuat Dipa yakin bahwa wanita itu masih memiliki perasaan kepadanya. Dipa pun mulai berpikir mencari cara agar Jihan bisa kembali menerimanya.

Di sisi lain, kondisi Davina sudah jauh lebih baik. Dokter mengizinkannya pulang setelah memastikan alerginya sudah tertangani. Davina sendiri mengaku bingung karena merasa tidak mengonsumsi stroberi saat berada di kafe.

Masalah kembali muncul ketika Jihan mendatangi Davina di ruang perawatan. Jihan langsung menuduh Davina masih berusaha mendekati Dipa. Davina membantah tuduhan itu dan mengatakan dirinya tidak pernah membuat janji bertemu dengan Dipa.

Perdebatan keduanya semakin panas hingga hampir berujung perkelahian. Novan segera datang dan menghentikan keributan tersebut. Ia meminta Jihan berhenti membuat masalah di rumah sakit dan mengingatkan agar lebih menghargai kondisi Davina yang masih dalam masa pemulihan.

Sementara itu, Dipa semakin yakin kecemburuan Jihan adalah tanda bahwa cintanya belum benar-benar hilang. Ia pun bertekad mencari kesempatan untuk kembali meluluhkan hati Jihan.

Di sisi lain, Dion menemui Davina untuk meminta kesempatan menjelaskan alasan dirinya, Sena, dan Reza selama ini menyembunyikan identitas mereka. Awalnya Davina menolak karena merasa sudah terlalu sering dibohongi.

Setelah berhasil mendapatkan waktu beberapa menit untuk berbicara, Dion mengungkapkan bahwa mereka bertiga adalah anggota intel yang sedang menjalankan tugas negara. Karena itu, mereka tidak bisa memberitahukan identitas asli kepada siapa pun, termasuk kepada Davina.

Dion juga mengungkap fakta yang membuat Davina terkejut. Ia mengatakan Sena pernah melanggar prosedur demi menyelamatkan Davina dari bahaya. Akibat tindakannya itu, Sena harus menjalani sidang disiplin. Penjelasan tersebut membuat Davina mulai memikirkan kembali semua pengorbanan Sena.

Di waktu yang sama, Jihan justru menemui Sena. Ia sengaja menceritakan bahwa Davina bertemu dengan Dipa di sebuah kafe dan akhirnya ditolong Dipa saat alerginya kambuh. Jihan berharap Sena percaya bahwa Davina telah menyembunyikan sesuatu.

Mendengar cerita itu, Sena memang terkejut. Namun, ia merasa ada kejanggalan karena mengenal Davina sebagai sosok yang tidak mudah melakukan hal seperti itu. Sena pun memutuskan mencari tahu sendiri apa yang sebenarnya terjadi.

Sementara itu, Davina mulai memikirkan ucapan Dion tentang tugas berat seorang intel dan pengorbanan Sena. Rasa kecewanya belum hilang, tetapi kini ia mulai memahami alasan Sena tidak bisa berkata jujur sejak awal.

Episode 95 ditutup dengan konflik yang semakin rumit. Jihan terus berusaha memisahkan Sena dan Davina, Dipa mencari cara merebut kembali hati Jihan, sementara Davina mulai membuka pikirannya setelah mengetahui pengorbanan Sena. (Red)

Sumber: RCTI