Setelah peristiwa menegangkan di episode sebelumnya, hubungan Sena dan Davina justru semakin rumit di Terikat Janji episode 92. Davina akhirnya mengetahui bahwa Sena bukanlah penjual ketoprak seperti yang selama ini ia kenal. Bukan hanya Sena, Reza dan Dion juga ternyata merupakan anggota polisi yang sedang menjalankan tugas penyamaran.

Fakta tersebut membuat Davina sangat kecewa. Ia merasa telah dibohongi oleh orang-orang yang selama ini dipercaya. Di hadapan Sena, Reza, dan Dion, Davina mengaku dirinya merasa menjadi perempuan yang naif karena begitu mudah mempercayai mereka.

Di sisi lain, Davina mendapat kabar bahwa Dipa telah mengembalikan seluruh dana CSR milik Kusuma Food sebesar Rp18 miliar. Karena dana tersebut sudah dikembalikan, Davina memutuskan mencabut laporan polisi terkait dugaan penyelewengan dana CSR.

Keputusan itu juga diambil agar Melani tidak lagi menanggung kesalahan yang bukan dilakukannya. Davina percaya Melani hanyalah korban dalam kasus tersebut.

Sementara itu, Sena harus menjalani sidang disiplin di kepolisian. Ia diperiksa karena nekat bergerak sendiri saat menyelamatkan Davina dari penculikan tanpa lebih dulu berkoordinasi dengan atasannya.

Di depan majelis sidang, Sena mengakui kesalahannya. Namun ia menegaskan bahwa semua keputusan diambil dalam waktu singkat demi menyelamatkan nyawa Davina. Setelah mendengarkan seluruh keterangan saksi, majelis akhirnya hanya memberikan sanksi berupa teguran keras secara tertulis kepada Sena.

Di saat yang sama, Sena justru dibuat panik karena mengetahui Davina sudah mengetahui identitas asli dirinya, Reza, dan Dion. Ia khawatir Davina akan memberitahu Jihan, sehingga tugas penyamaran mereka bisa terbongkar.

Davina kemudian pergi ke Arkadia Hospital untuk menemui Jihan. Ia berniat memberi tahu adiknya bahwa Reza sebenarnya adalah seorang polisi yang selama ini menyamar.

Sebelum Davina masuk ke ruang perawatan Jihan, Sena berhasil menghentikannya. Keduanya pun terlibat pembicaraan yang penuh emosi.

Sena memohon kepada Davina agar tidak membocorkan identitas dirinya, Reza, dan Dion. Menurut Sena, hal itu bisa membahayakan tugas kepolisian yang sedang mereka jalankan.

Namun Davina tidak bisa menyembunyikan rasa sakitnya. Ia mempertanyakan apakah semua perhatian dan kedekatan Sena selama ini benar-benar tulus atau hanya bagian dari penyamaran.

Sayangnya, Sena tidak bisa memberikan jawaban karena terikat aturan dan kode etik kepolisian. Hal itu membuat Davina semakin kecewa.

Davina akhirnya mengambil keputusan yang menyakitkan. Ia meminta agar dirinya dan Sena tidak lagi saling bertemu, saling menyapa, ataupun saling membantu. Davina ingin menganggap mereka tidak pernah saling mengenal.

Di sisi lain, Melani akhirnya resmi dibebaskan setelah laporan dari Davina dicabut. Melani mengucapkan terima kasih kepada Davina karena telah mempercayainya dan berjanji akan membalas semua kebaikan tersebut suatu saat nanti.

Episode 92 ditutup dengan hubungan Sena dan Davina yang semakin renggang. Meski Sena masih ingin melindungi Davina, kepercayaan yang sudah hancur membuat jalan mereka kini semakin sulit untuk kembali seperti semula. (Red)

Sumber : RCTI