Di episode 89 Terikat Janji, kisah Sena dan Davina semakin rumit. Setelah hubungan mereka mulai membaik di episode sebelumnya, kini sebuah rahasia besar justru membuat keduanya kembali berkonflik.

Sena akhirnya mengaku kepada Davina bahwa dirinya bukan penjual ketoprak seperti yang selama ini dikenal. Ia menjelaskan bahwa dirinya adalah seorang polisi dari satuan reserse yang sedang menjalankan tugas sebagai intel. Karena pekerjaannya itu, Sena harus menyembunyikan identitas aslinya demi menjalankan misi.

Sayangnya, pengakuan tersebut membuat Davina sangat kecewa. Ia merasa selama ini telah dibohongi oleh orang yang paling ia percaya. Davina mengaku selalu membela Sena saat banyak orang meremehkannya. Namun setelah mengetahui kenyataan itu, ia merasa semua perhatian dan kebaikan Sena hanyalah bagian dari tugasnya sebagai polisi.

Meski Sena berkali-kali meminta maaf dan mencoba menjelaskan alasannya, Davina tetap tidak bisa menerima. Dengan hati yang terluka, ia meminta Sena pergi dan tidak ingin mendengar penjelasan lagi.

Di sisi lain, Sena mulai khawatir karena identitasnya sebagai polisi sudah diketahui Davina. Ia takut rahasia tersebut sampai ke telinga Novan atau Andika. Jika hal itu terjadi, penyamarannya bisa terbongkar dan misi yang sedang dijalankannya terancam gagal.

Rekan-rekan Sena juga ikut cemas. Mereka berharap Davina dapat menyimpan rahasia itu sampai operasi selesai. Jika identitas Sena diketahui orang yang salah, ia bisa ditarik dari kasus dan dipindahkan ke tugas lain.

Meski masih marah, Davina ternyata tidak menceritakan identitas Sena kepada sang ayah, Novan. Saat ditanya penyebab dirinya berada di rumah sakit, Davina hanya mengatakan bahwa ia sedang bertengkar dengan Sena. Keputusan itu membuat Sena sedikit lega karena rahasianya masih aman.

Namun rasa kecewa Davina belum juga hilang. Sepanjang malam ia terus menangis sambil mengingat semua kebohongan Sena. Ia merasa telah terlalu percaya kepada pria yang selama ini dianggap baik dan tulus. Kondisinya pun semakin menurun hingga sulit makan dan harus dirawat oleh sang ibu.

Sementara itu, polisi mengumumkan bahwa Danang Sunandar, buronan dalam kasus penyelundupan patung Ganesa, ditemukan tewas akibat ledakan. Dengan kematian Danang, pihak kepolisian menyatakan kasus tersebut resmi ditutup.

Di cerita lain, Jihan masih menjalani perawatan di rumah sakit karena sakit tifus. Ibunya kemudian menghubungi Dipa agar datang menjenguk. Dipa pun memanfaatkan kesempatan itu untuk menunjukkan perhatian kepada Jihan dan keluarganya.

Namun kedatangan Dipa tidak disambut baik. Jihan justru mengusir Dipa dari ruang perawatan karena masih kecewa dengan sikapnya. Meski sempat mencoba membujuk, Dipa akhirnya memilih pergi setelah terus diminta keluar oleh Jihan.

Menjelang akhir episode, Sena semakin gelisah. Ia sadar identitasnya yang terbongkar bisa membuat dirinya mendapat hukuman dan dicabut dari operasi penyamaran. Meski begitu, Sena belum ingin menyerah. Ia bertekad menemui Davina sekali lagi untuk meminta maaf dan berharap masih ada kesempatan memperbaiki hubungan mereka. (Red)

Sumber : RCTI