Kebahagiaan Sena dan Davina setelah hadiah mobil dari Novan di episode sebelumnya tidak bertahan lama. Dalam Terikat Janji episode 86, Davina justru menjadi korban penculikan yang sudah direncanakan oleh Danang.

Julian berhasil menculik Davina saat sedang mengantar mobil baru milik Sena. Setelah aksinya berhasil, Julian menghubungi Danang dan mengatakan bahwa rencana mereka berjalan lancar. Danang sengaja menjadikan Davina sebagai umpan untuk membalas dendam kepada Sena yang pernah menangkapnya beberapa tahun lalu.

Di sisi lain, Sena langsung panik saat mengetahui Davina menghilang. Bersama teman-temannya, ia mencoba melacak keberadaan Davina melalui sinyal ponselnya. Namun pelaku terus berpindah tempat sehingga lokasi Davina sulit ditemukan.

Tak lama kemudian, Sena mendapat telepon dari Danang. Dalam panggilan itu, Danang memastikan Davina berada di tangannya. Ia meminta Sena datang sendirian ke sebuah vila di kawasan Gunung Putri jika ingin Davina tetap selamat. Danang juga mengancam akan menyakiti Davina jika Sena membawa polisi atau orang lain.

Meski masih dalam kondisi terluka, Sena memilih memenuhi permintaan tersebut. Ia bahkan meminta semua orang merahasiakan penculikan Davina demi keselamatan wanita yang dicintainya. Namun teman-temannya tidak tinggal diam dan diam-diam mulai menyiapkan bantuan.

Karena lokasi tujuan berada di tengah hutan dengan medan yang sulit, Sena meminta Bilal mencarikan mobil offroad agar bisa mencapai vila tempat Davina disekap.

Sementara itu, Davina akhirnya sadar di sebuah vila yang sepi. Ia terkejut saat mengetahui tangan dan kakinya terikat. Davina berusaha melepaskan diri, tetapi ponselnya sudah rusak sehingga tidak bisa meminta bantuan.

Saat mencoba mencari jalan keluar, Davina justru menemukan sebuah bom di dalam vila. Kepanikannya semakin bertambah ketika Julian muncul dan mengaku sengaja menculiknya agar Sena datang ke tempat itu. Julian mengatakan semua ini adalah bagian dari balas dendam Danang kepada Sena.

Di sisi lain, masalah Melani juga semakin rumit. Polisi menetapkannya sebagai tersangka kasus dugaan penggelapan dana CSR karena semua rekening menggunakan namanya. Melani mencoba menjelaskan bahwa token rekening selama ini dipegang Dipa melalui Yoga, tetapi ia tidak memiliki bukti. Keadaan semakin sulit setelah diketahui Yoga telah meninggal dunia.

Melani kemudian menghubungi Dipa dan meminta bantuan. Namun Dipa justru menolak bertanggung jawab. Ia menyalahkan Melani atas semua masalah dan memutuskan melepas tangan.

Setelah itu, Dipa menemui Novan untuk memberikan penjelasan. Namun Novan tetap meminta Dipa mengembalikan seluruh dana CSR yang hilang karena yayasan tersebut berada di bawah tanggung jawabnya. Hal itu membuat Dipa semakin kesal karena merasa harus menanggung kerugian sendiri.

Menjelang akhir episode, Sena berangkat menuju vila tempat Danang menunggu. Di saat yang sama, tim polisi juga bergerak diam-diam untuk membantu Sena menyelamatkan Davina. Ketegangan pun semakin memuncak karena Sena belum mengetahui jebakan besar yang telah disiapkan Danang. (Red)

Sumber: RCTI