Kapolda Sulawesi Tengah (Sulteng) Brigjen Pol Nasri memimpin Sidang Akhir Tingkat Panitia Daerah (Panda) dalam proses Penerimaan Calon Taruna dan Taruni Akademi Kepolisian (Akpol) Tahun Anggaran 2026. Sidang berlangsung di Aula Rupatama Polda Sulteng, Jumat (26/6/2026).

Sidang akhir ini menjadi tahapan penentuan bagi peserta yang lolos seleksi tingkat daerah sebelum mengikuti seleksi tingkat Panitia Pusat (Panpus) di Mabes Polri.

Kegiatan tersebut dihadiri para Pejabat Utama (PJU) Polda Sulteng, di antaranya Irwasda Kombes Pol Purwanto Puji Sutan, Karo SDM Kombes Pol Anton Sudjarwo, Dirsamapta Kombes Pol Mikael P. Sitanggang, Kabid Propam Kombes Pol Roy Satya Putra, Kabid Humas Kombes Pol Djoko Wienartono, Kabid Dokkes Kombes Pol Edi Syahputra Hasibuan, serta Dirtahti AKBP Mohamad Taufik.

Selain jajaran Polda Sulteng, sidang juga disaksikan pengawas internal dan eksternal. Hadir perwakilan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Sulteng, Front Pemuda Kaili Provinsi Sulteng, serta Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kota Palu. Kehadiran mereka bertujuan memastikan seluruh proses seleksi berjalan objektif, transparan, akuntabel, dan bersih.

Sebanyak delapan peserta mengikuti sidang akhir, terdiri dari tujuh pria dan satu wanita. Masing-masing peserta hadir bersama orang tua atau wali.

Hasil sidang menetapkan seluruh peserta dinyatakan lulus terpilih. Mereka berhak mengikuti Seleksi Akpol 2026 di tingkat Panitia Pusat Mabes Polri bersama calon taruna dan taruni terbaik dari seluruh Indonesia.

Dalam arahannya, Kapolda Sulteng Brigjen Pol Nasri mengucapkan selamat kepada seluruh peserta yang berhasil lolos di tingkat daerah. Namun, ia mengingatkan agar para peserta tidak cepat berpuas diri karena persaingan di tingkat pusat akan lebih ketat.

“Jangan merasa senang dulu karena kalian masih akan bersaing dengan calon taruna dan taruni Akpol dari seluruh Indonesia. Persiapkan diri sebaik mungkin untuk menghadapi tahapan seleksi berikutnya,” kata Kapolda.

Ia menjelaskan, delapan calon taruna dan taruni Akpol asal Sulawesi Tengah akan diberangkatkan ke Akademi Kepolisian di Semarang pada 3 Juli 2026 untuk mengikuti seleksi tingkat pusat.

Kapolda juga berpesan agar seluruh peserta terus belajar, menjaga kesehatan, meningkatkan kebugaran fisik, dan mempersiapkan mental agar mampu memberikan hasil terbaik.

“Teruslah belajar, jaga kesehatan, dan tunjukkan kemampuan terbaik kalian. Semoga dapat bersaing dengan baik serta membawa nama baik putra-putri daerah Sulawesi Tengah di tingkat pusat,” tutupnya.

Keberhasilan delapan peserta ini menjadi langkah awal untuk mewakili Sulawesi Tengah dalam Seleksi Akpol 2026. Mereka diharapkan mampu bersaing dengan peserta dari seluruh Indonesia dan mengharumkan nama daerah di tingkat nasional. ***