Ending The Last House, Ini Rahasia Makhluk Laut
Film Netflix The Last House membawa penonton ke dalam kisah sebuah keluarga yang harus bertahan hidup di rumah mereka selama lima tahun. Banjir misterius membuat mereka tidak bisa keluar, sementara makhluk laut aneh muncul dan perlahan mengubah kehidupan mereka menjadi perjuangan untuk bertahan hidup.
Cerita The Last House berpusat pada Ann, Jason, dan kedua anak mereka, Ruth serta Graham. Mereka tinggal di Seattle ketika hujan deras tiba-tiba turun tanpa henti. Air terus naik dan membuat rumah mereka seperti terkunci dari dunia luar.
Awalnya, situasi tersebut terasa seperti versi ekstrem dari masa karantina COVID-19. Keluarga ini masih mencoba menjalani kehidupan seperti biasa. Anak-anak belajar dari rumah dan mereka menghabiskan waktu dengan menonton film Annie dan Air Force One berulang kali melalui DVD.
Namun, keadaan perlahan berubah menjadi mengerikan.
Persediaan makanan mulai habis. Mereka tidak bisa pergi ke luar untuk membeli kebutuhan. Jason akhirnya mencari cara agar keluarganya tetap mendapatkan makanan. Ia memanfaatkan cerobong asap untuk menangkap hewan-hewan yang berada di sekitar rumah.
Ann juga berusaha menanam sayuran di dalam rumah. Ruang keluarga mereka perlahan berubah seperti kebun kecil karena hanya itulah cara mereka mendapatkan makanan.
Keadaan menjadi semakin menyedihkan ketika anjing kesayangan mereka, Cassidy, jatuh sakit. Karena sudah tidak memiliki pilihan lain, keluarga tersebut akhirnya membunuh anjing itu dan menyimpannya di dalam freezer untuk dimakan. Adegan ini menjadi salah satu bagian paling berat dalam cerita karena menunjukkan betapa parah kondisi yang mereka hadapi.
Hari berganti menjadi minggu. Minggu berubah menjadi bulan. Tanpa terasa, lima tahun sudah berlalu.
Keluarga Ann dan Jason menjadi salah satu keluarga yang masih bertahan di lingkungan tersebut. Mereka bisa bertahan karena Jason berhasil mengumpulkan air hujan dan memasang perangkap, sedangkan Ann terus menanam makanan di dalam rumah.
Pertanyaannya kemudian adalah, mengapa mereka tidak bisa keluar dari rumah?
Pada awal film, keluarga tersebut tidak mengetahui penyebab sebenarnya. Ada dugaan bahwa pemerintah berada di balik kejadian tersebut. Ada juga kemungkinan bahwa sesuatu dari luar angkasa menjadi penyebabnya.
Ternyata jawabannya jauh lebih aneh.
Di luar rumah terdapat makhluk laut bertentakel yang bentuknya menyerupai gambaran Cthulhu. Makhluk tersebut tidak berukuran seperti monster raksasa, tetapi tetap sangat besar, kira-kira setinggi pemain bola basket profesional.
Menariknya, Ruth tidak menganggap makhluk tersebut sebagai monster.
Sejak awal, Ruth merasa ada sesuatu yang berbeda. Ia pernah melihat salah satu makhluk itu dan merasa makhluk tersebut justru terlihat seperti ingin berkomunikasi. Jason juga mengalami kejadian aneh ketika air hujan di jendela rumah seolah memiliki kesadaran dan membentuk pola seperti telapak tangannya.
Tetapi tidak semua makhluk itu bersikap ramah.
Mereka membuat banyak orang di sekitar rumah kelaparan. Bahkan seorang pelari yang sebelumnya hilang diculik ketika mencoba masuk ke rumah keluarga tersebut untuk mencari tempat aman.
Situasi semakin buruk ketika salah satu makhluk berhasil masuk ke rumah. Makhluk itu menyiramkan air asin ke tanaman yang selama bertahun-tahun dirawat Ann. Seluruh tanaman mati dan keluarga tersebut kembali kehilangan salah satu sumber makanan mereka.
Ruth kemudian memiliki teori tentang siapa sebenarnya makhluk-makhluk tersebut.
Menurut Ruth, mereka bukan alien. Ia percaya makhluk tersebut berasal dari laut dalam dan mungkin merupakan makhluk yang selama ini hanya dikenal melalui legenda, seperti Leviathan atau Kraken.
“80 persen lautan belum dijelajahi,” jelas Ruth. Ia kemudian bertanya bagaimana jika makhluk-makhluk tersebut bukan berasal dari luar angkasa, melainkan memang sudah hidup di bumi sejak lama.
Menurut teori Ruth, manusia bukan sedang diserang oleh makhluk asing yang ingin menguasai bumi. Bisa jadi manusia justru sedang berada di wilayah milik makhluk tersebut.
Film memang tidak memberikan jawaban lengkap mengenai asal-usul makhluk itu. Penonton hanya mendapatkan teori Ruth dan beberapa petunjuk dari kejadian yang terjadi sepanjang cerita.
Salah satu petunjuk muncul sejak awal film ketika perairan dangkal terlihat dipenuhi puing-puing manusia. Dari situ, ada kemungkinan bahwa makhluk tersebut sedang berusaha mengambil kembali wilayah mereka dan mengusir manusia dari lingkungan yang mereka kuasai.
Kemudian tibalah bagian akhir The Last House.
Setelah bertahun-tahun bertahan di rumah, keluarga tersebut akhirnya bersiap menghadapi makhluk laut itu. Jason dan keluarganya membuat berbagai jebakan yang mengingatkan pada Home Alone. Mereka menyiapkan bom molotov, tombak, dan berbagai perangkap untuk menghadapi makhluk yang selama ini membuat mereka ketakutan.
Ketika salah satu makhluk berhasil terjebak, Jason mengancam akan membunuhnya jika tidak membuka jalan keluar.
Namun, Ruth meminta ayahnya untuk berhenti.
Ruth tidak ingin makhluk tersebut dibunuh. Jason akhirnya mendengarkan putrinya dan memilih untuk membiarkannya hidup.
Keputusan sederhana itu ternyata menjadi kunci dari akhir cerita.
Makhluk tersebut tidak membalas dengan serangan. Sebaliknya, keluarga itu justru diberi kesempatan untuk meninggalkan rumah. Seolah-olah makhluk tersebut memahami bahwa keluarga itu telah menunjukkan belas kasih.
Tidak lama kemudian, fondasi rumah mereka akhirnya runtuh. Setelah bertahun-tahun berada dalam hujan dan kegelapan, matahari kembali terlihat.
Lima makhluk laut kemudian bergerak meninggalkan wilayah tersebut dalam formasi berbentuk huruf V. Pemandangan yang terlihat setelah banjir juga memperlihatkan betapa besar perubahan yang terjadi pada Seattle.
Wilayah tersebut sudah terendam air dalam jumlah sangat besar. Bahkan Space Needle terlihat seperti berada di tengah lautan dan menyerupai sebuah dermaga.
Keluarga itu akhirnya menemukan sebuah perahu milik tetangga mereka yang sudah meninggal. Sebelum bencana terjadi, mereka pernah mengejek pemilik perahu tersebut dan menyebutnya sebagai “orang bodoh”.
Perahu itu sebelumnya bernama “Seas The Day”. Namun, keluarga tersebut memilih mengganti namanya menjadi “Cassidy”.
Nama itu diberikan untuk mengenang anjing mereka yang sebelumnya terpaksa dikorbankan demi bertahan hidup.
Pada akhirnya, keluarga Ann dan Jason meninggalkan rumah yang selama lima tahun menjadi tempat perlindungan mereka. Mereka naik ke perahu dan berlayar menuju cakrawala, meninggalkan Seattle yang kini berubah menjadi lautan.
Ending The Last House memang tidak memberikan semua jawaban. Film ini tidak benar-benar menjelaskan dari mana makhluk laut itu berasal atau bagaimana kehidupan manusia setelah sebagian besar wilayah Seattle tenggelam.
Namun, satu hal cukup jelas. Keluarga tersebut selamat bukan karena berhasil mengalahkan makhluk laut itu, melainkan karena Ruth memilih untuk menunjukkan belas kasih.
Makhluk yang selama ini mereka anggap sebagai ancaman ternyata mungkin hanya sedang mempertahankan rumahnya sendiri.
Itulah yang membuat akhir The Last House terasa berbeda. Setelah lima tahun bertahan hidup dengan ketakutan, keluarga tersebut akhirnya bisa keluar bukan dengan membunuh musuh mereka, tetapi dengan memilih untuk tidak membunuhnya. (Red)


