Dulu, di era 80-an, masyarakat Indonesia kerap mendengar cerita tentang proyek pembangunan jembatan atau bangunan besar yang disebut-sebut membutuhkan tumbal manusia. Cerita turun-temurun itu bahkan menyebut tumbal hanya diambil bagian kepalanya demi membuat bangunan menjadi lebih kokoh dan terhindar dari gangguan selama proses pembangunan. Mitos inilah yang kemudian diangkat dalam film horor terbaru Tumbal Proyek.

Film produksi Dee Company ini resmi tayang mulai 13 Mei 2026 dengan menghadirkan kisah misteri dan teror gaib yang berakar dari urban legend mengenai praktik tumbal manusia dalam proyek pembangunan besar di Indonesia.

Disutradarai oleh Faisal Reza dari Jeropoint, film ini menggabungkan unsur horor, misteri, dan drama keluarga dalam balutan cerita penuh ketegangan. Nama-nama muda seperti Kiesha Alvaro dan Callista Arum turut menjadi pemeran utama bersama aktris senior Karina Suwandi.

Cerita film berfokus pada Yuda, diperankan Kiesha Alvaro, seorang pemuda yang tidak percaya bahwa ayahnya meninggal akibat kecelakaan kerja biasa di proyek pembangunan jembatan besar penghubung Surabaya dan Madura. Lokasi proyek yang terpencil serta berbagai kejadian aneh membuat Yuda curiga ada sesuatu yang disembunyikan pihak perusahaan konstruksi.

Dalam pencarian jawaban, Yuda bersama ibu dan adiknya memutuskan menyusup ke lingkungan perusahaan tempat sang ayah bekerja. Mereka mencoba mengumpulkan bukti terkait kematian misterius yang menimpa sejumlah pekerja proyek tersebut.

Seiring penyelidikan berjalan, keluarga itu mulai menemukan fakta-fakta mengerikan. Mereka menduga ada ritual tumbal manusia yang dilakukan demi memastikan pembangunan jembatan berjalan lancar tanpa hambatan. Dugaan itu diperkuat dengan munculnya berbagai kejadian ganjil yang terus menghantui area proyek.

Teror mulai menghampiri Yuda dan keluarganya. Penampakan sosok misterius, suara-suara aneh di malam hari, hingga kecelakaan kerja yang tidak masuk akal menjadi bagian dari ancaman yang mereka hadapi. Situasi semakin mencekam ketika satu per satu pekerja proyek mengalami nasib tragis.

Film ini juga menampilkan suasana proyek konstruksi besar yang gelap dan penuh tekanan. Nuansa horor dibangun melalui latar lokasi terpencil, cuaca muram, serta konflik batin para karakter yang berusaha bertahan hidup di tengah ancaman gaib.

Selain menawarkan ketegangan, Tumbal Proyek mengangkat mitos yang sudah lama berkembang di masyarakat Indonesia. Urban legend tentang praktik tumbal dalam pembangunan gedung, jalan, hingga jembatan besar sering menjadi cerita turun-temurun yang dipercaya sebagian masyarakat.

Sutradara Faisal Reza mencoba menghadirkan kisah tersebut dalam pendekatan yang lebih sinematik dan emosional. Fokus cerita tidak hanya pada teror makhluk halus, tetapi juga perjuangan keluarga mencari keadilan atas kematian orang tercinta.

Kehadiran Kiesha Alvaro sebagai tokoh utama menjadi salah satu daya tarik film ini. Ia memerankan karakter Yuda yang digambarkan berani, keras kepala, namun tetap rapuh ketika harus menghadapi kenyataan pahit tentang keluarganya.

Sementara itu, Callista Arum berperan sebagai adik Yuda yang ikut terjebak dalam teror proyek misterius tersebut. Karina Suwandi tampil sebagai sosok ibu yang berusaha menjaga keluarganya di tengah ancaman yang terus datang.

Dengan tema yang dekat dengan kepercayaan masyarakat Indonesia, Tumbal Proyek diprediksi menjadi salah satu film horor lokal yang menarik perhatian penonton tahun ini. Perpaduan cerita investigasi, drama keluarga, dan teror supranatural membuat film ini menawarkan pengalaman menegangkan sejak awal hingga akhir cerita.

Film ini juga menjadi bagian dari tren film horor Indonesia yang belakangan banyak mengangkat kisah berbasis mitos dan legenda lokal. Pendekatan tersebut dinilai mampu menghadirkan rasa takut yang lebih dekat dengan kehidupan masyarakat sehari-hari.

Tumbal Proyek kini sudah tayang di bioskop seluruh Indonesia mulai 13 Mei 2026 dan menyasar pecinta film horor yang menyukai cerita misteri penuh teka-teki. (Rfi)