Seleksi Bintara dan Tamtama Polri 2026 di Sulteng Hasilkan 85 Peserta Terpilih
Sebanyak 85 peserta dinyatakan lulus dalam Sidang Akhir Tingkat Panitia Daerah (Panda) Penerimaan Calon Bintara dan Tamtama Polri Tahun Anggaran 2026 yang digelar Polda Sulawesi Tengah, Jumat (3/7/2026). Para peserta yang lolos selanjutnya akan mengikuti pendidikan pembentukan anggota Polri.
Sidang akhir dipimpin langsung oleh Kapolda Sulawesi Tengah, Irjen Pol Nasri, di Ruang Rupatama Lantai II Mapolda Sulteng. Kegiatan tersebut dihadiri jajaran Pejabat Utama Polda Sulteng, pengawas internal, pengawas eksternal, serta orang tua dan wali peserta.
Kehadiran unsur pengawas dari berbagai organisasi menjadi bagian dari upaya Polda Sulawesi Tengah menjaga keterbukaan selama proses seleksi. Pengawas eksternal berasal dari Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Sulawesi Tengah, Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kota Palu, Front Pemuda Kaili Provinsi Sulawesi Tengah, dan Pengurus Besar Alkhairaat Provinsi Sulawesi Tengah.
Dalam sidang tersebut diumumkan sebanyak 85 peserta berhasil lolos seleksi. Rinciannya, 76 peserta merupakan calon Bintara Polri yang terdiri dari 67 pria dan 9 wanita, sedangkan 9 peserta lainnya merupakan calon Tamtama Polri.
Kapolda Sulawesi Tengah Irjen Pol Nasri mengatakan seluruh tahapan seleksi telah dilaksanakan sesuai prosedur dan mengedepankan prinsip objektivitas. Ia juga mengapresiasi seluruh panitia yang telah menjalankan tugas hingga seluruh proses berjalan lancar.
“Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya serta apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Ketua Tim dan seluruh Panitia Daerah Polda Sulawesi Tengah atas kinerja dan dedikasinya dalam mengawal pelaksanaan seleksi penerimaan Bintara dan Tamtama Polri Tahun Anggaran 2026, sehingga seluruh rangkaian kegiatan hingga saat ini dapat terselenggara dengan aman dan lancar,” kata Irjen Pol Nasri.
Kapolda menjelaskan, penerimaan anggota Polri Tahun Anggaran 2026 diawali dengan pendaftaran secara daring pada 9 hingga 30 Maret 2026. Dari proses tersebut tercatat sebanyak 1.059 pendaftar berhasil terverifikasi, terdiri dari 925 pria dan 134 wanita.
Jumlah tersebut meliputi 1.030 pendaftar calon Bintara Polri, terdiri atas 896 pria dan 134 wanita. Sementara itu, sebanyak 29 orang mendaftar sebagai calon Tamtama Polri yang seluruhnya merupakan peserta pria.
Setelah dinyatakan memenuhi syarat administrasi, para peserta mengikuti berbagai tahapan seleksi, mulai dari pemeriksaan kesehatan, tes psikologi, uji akademik, tes kesamaptaan jasmani, penelusuran mental kepribadian, asesmen mental ideologi, hingga supervisi Panitia Pusat.
Irjen Pol Nasri juga mengingatkan seluruh peserta agar menerima hasil seleksi dengan lapang dada. Menurutnya, hasil yang diumumkan merupakan hasil terbaik berdasarkan kemampuan masing-masing peserta.
“Apapun hasil yang diumumkan pada Sidang Akhir Kelulusan Tingkat Panda Penerimaan Terpadu Anggota Polri T.A. 2026 Polda Sulawesi Tengah ini, merupakan hasil yang dapat dipertanggungjawabkan dan merupakan hasil terbaik sesuai kemampuan diri masing-masing peserta,” ujarnya.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Sulawesi Tengah Kombes Pol Djoko Wienartono mengatakan seluruh proses seleksi dilaksanakan dengan prinsip BETAH, yaitu Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis.
Menurutnya, prinsip tersebut menjadi pedoman agar proses penerimaan menghasilkan calon anggota Polri yang memiliki integritas, berkualitas, dan siap memberikan pelayanan kepada masyarakat.
“Kami tegaskan kembali, bahwa seluruh proses seleksi dilaksanakan dengan prinsip BETAH (Bersih, Transparan, Akuntabel dan Humanis), sehingga menghasilkan calon anggota Polri yang berkualitas, berintegritas, dan siap mengabdi kepada masyarakat, bangsa, dan negara,” tutupnya. ***


