Pisah Sambut Kapolda Sulteng, Nasri Lanjutkan Sinergi Endi Sutendi
Suasana hangat dan penuh keakraban mewarnai malam pisah sambut Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah yang digelar di Kota Palu, Kamis malam, 21 Mei 2026. Momentum itu bukan sekadar seremoni pergantian pejabat, tetapi juga menjadi penegasan komitmen menjaga stabilitas keamanan dan memperkuat sinergi lintas lembaga di Sulawesi Tengah.
Dalam acara tersebut, Irjen Pol (Purn) Dr. Endi Sutendi, S.I.K., S.H., M.H., resmi berpamitan setelah memasuki masa purna tugas per 1 Mei 2026. Tongkat kepemimpinan Polda Sulawesi Tengah kini diteruskan Brigjen Pol Nasri, S.I.K., M.H.
Kegiatan itu dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sulawesi Tengah. Hadir mewakili Gubernur Sulawesi Tengah, Wakil Gubernur dr. Reny A. Lamadjido, Sp.PK., M.Kes., Wakil Ketua I DPRD Sulawesi Tengah Hj. Arnila H. Moh Ali, Pangdam XXIII/Palaka Wira Mayjen TNI Jonathan Binsar Parluhutan Sianipar, hingga Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tengah Imanuel Rudy Pailang, S.H., M.H.
Turut hadir pula pejabat TNI-Polri, kepala instansi vertikal, tokoh masyarakat, tokoh agama, pimpinan perguruan tinggi, hingga insan pers. Kehadiran lintas elemen itu memperlihatkan eratnya hubungan kelembagaan yang selama ini dibangun Polda Sulawesi Tengah bersama pemerintah daerah dan masyarakat.
Dalam sambutannya, Irjen Pol (Purn) Dr. Endi Sutendi menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas dukungan yang diterimanya selama menjabat Kapolda Sulawesi Tengah. Meski hanya memimpin sekitar enam bulan, ia mengaku merasakan dukungan besar dari seluruh unsur daerah.
“Meskipun masa pengabdian saya sebagai Kapolda Sulawesi Tengah relatif singkat, namun saya merasakan dukungan dan sinergi yang sangat luar biasa dari pemerintah daerah, TNI, instansi terkait maupun masyarakat,” ujarnya.
Endi menilai kolaborasi antarlembaga menjadi faktor penting dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Sulawesi Tengah. Menurutnya, situasi kondusif di daerah tidak dapat dijaga hanya oleh kepolisian, tetapi membutuhkan dukungan seluruh pihak.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran Polda Sulawesi Tengah atas dedikasi dan loyalitas selama menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat. Di akhir sambutannya, ia bersama keluarga menyampaikan permohonan maaf apabila selama masa kepemimpinannya masih terdapat kekurangan.
“Saya dan keluarga memohon maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat Sulawesi Tengah apabila selama menjalankan tugas terdapat kesalahan maupun kekurangan,” tuturnya.
Sementara itu, Kapolda Sulawesi Tengah yang baru, Brigjen Pol Nasri, menegaskan komitmennya melanjutkan program dan pola kerja yang telah dibangun pendahulunya. Ia menyebut stabilitas keamanan daerah harus dijaga melalui komunikasi dan kerja sama yang kuat antara Polri, pemerintah daerah, TNI, dan masyarakat.
Nasri juga meminta dukungan seluruh elemen daerah agar dapat menjalankan amanah sebagai Kapolda Sulawesi Tengah dengan maksimal.
“Saya memohon doa, dukungan, dan kerja sama dari seluruh unsur Forkopimda serta masyarakat Sulawesi Tengah agar dapat menjalankan amanah ini dengan sebaik-baiknya,” katanya.
Menurutnya, tantangan keamanan ke depan membutuhkan soliditas semua pihak. Karena itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga kebersamaan demi menciptakan Sulawesi Tengah yang aman dan kondusif.
Acara pisah sambut tersebut berlangsung khidmat sekaligus penuh keakraban. Pergantian kepemimpinan di tubuh Polda Sulawesi Tengah itu diharapkan mampu menjaga kesinambungan pelayanan kepolisian serta memperkuat sinergi dalam mendukung pembangunan daerah. ***


