Antusiasme final Piala Turki Ziraat antara Trabzonspor dan TÜMOSAN Konyaspor di Antalya diwarnai polemik terkait pemeriksaan keamanan terhadap para suporter. Sejumlah penggemar Trabzonspor dilaporkan tertahan di pintu masuk Antalya sebelum pertandingan final berlangsung, Kamis (22/5/2026).

Peristiwa tersebut langsung menjadi perbincangan hangat di media sosial setelah sejumlah gambar dan video beredar luas. Dalam unggahan yang viral, terlihat beberapa pendukung Trabzonspor diduga mencoba melewati titik pemeriksaan polisi melalui jalur hutan demi mencapai stadion lebih cepat.

Para suporter diketahui datang dari berbagai wilayah di Turki untuk menyaksikan laga final Piala Turki Ziraat yang digelar di Antalya. Namun, pemeriksaan ketat yang dilakukan aparat keamanan memicu reaksi dari kelompok suporter karena mereka harus menunggu cukup lama di pos pemeriksaan sebelum diizinkan masuk ke kota.

Beberapa unggahan di media sosial memperlihatkan rombongan pendukung berjalan di area berhutan yang disebut sebagai jalur alternatif menuju stadion. Gambar tersebut kemudian memicu berbagai komentar dari pengguna media sosial. Tidak sedikit yang menyebut situasi itu sebagai pengalaman yang belum pernah terjadi sebelumnya menjelang laga final sepak bola di Turki.

Kelompok pendukung Trabzonspor menilai tindakan pengamanan tersebut terlalu berlebihan. Mereka menyoroti perjalanan panjang yang telah ditempuh ribuan suporter demi memberikan dukungan langsung kepada tim kesayangan mereka di partai final.

“Kami sudah menempuh perjalanan berjam-jam untuk datang ke Antalya. Menunggu terlalu lama di pintu masuk kota membuat para suporter kelelahan,” tulis salah satu akun pendukung Trabzonspor di media sosial.

Di sisi lain, perwakilan kelompok suporter menyatakan bahwa hubungan antara pendukung Trabzonspor dan Konyaspor berada dalam kondisi baik. Mereka menegaskan tidak ada ketegangan yang mengarah pada potensi bentrokan antarsuporter.

Pernyataan tersebut memunculkan kritik terhadap kebijakan pengamanan yang diterapkan aparat. Sejumlah penggemar menilai langkah itu lebih terasa sebagai hambatan bagi suporter dibandingkan tindakan pencegahan keamanan.

Final Piala Turki Ziraat sendiri menjadi salah satu pertandingan paling dinanti musim ini. Trabzonspor datang dengan ambisi meraih trofi domestik, sementara Konyaspor berupaya mencatat sejarah baru dengan membawa pulang gelar juara.

Atmosfer di Antalya sejak pagi hari dipenuhi kedatangan para suporter dari kedua kubu. Hotel, pusat kota, hingga area sekitar stadion dipadati pendukung yang mengenakan atribut tim masing-masing. Aparat keamanan Turki juga meningkatkan pengawasan di sejumlah titik strategis untuk mengantisipasi potensi gangguan selama pertandingan berlangsung.

Meski situasi di pintu masuk kota sempat memicu keluhan, pertandingan final tetap dijadwalkan berlangsung sesuai agenda. Ribuan pendukung diperkirakan akan memenuhi stadion untuk menyaksikan perebutan trofi Piala Turki Ziraat musim 2026.

Sampai berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari otoritas keamanan Antalya terkait alasan detail penahanan sementara para suporter di titik pemeriksaan. Namun, langkah tersebut disebut sebagai bagian dari prosedur pengamanan pertandingan berisiko tinggi. (Rfi)