Harga Barang Kebutuhan Pokok per 12-13 Mei 2026: Cabai Rawit Naik, Beras Stabil
Harga kebutuhan pokok nasional pada periode 12 Mei hingga 13 Mei 2026 terpantau relatif stabil. Sejumlah komoditas pangan mengalami kenaikan tipis, sementara beberapa lainnya turun dalam persentase kecil berdasarkan data Perbandingan Harga Nasional Tertimbang (HNT) yang bersumber dari Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (SP2KP) Kementerian Perdagangan.
Kenaikan harga masih terjadi pada komoditas cabai dan minyak goreng. Cabai rawit merah menjadi komoditas dengan kenaikan tertinggi dibandingkan bahan pokok lainnya. Harga cabai rawit merah naik 0,45 persen dari Rp63.252 per kilogram menjadi Rp63.539 per kilogram.
Selain cabai rawit merah, cabai merah besar juga mengalami kenaikan sebesar 0,36 persen. Harga komoditas tersebut bergerak dari Rp48.768 menjadi Rp48.946 per kilogram. Sementara cabai merah keriting justru turun tipis 0,20 persen menjadi Rp45.737 per kilogram.
Komoditas minyak goreng juga mengalami penyesuaian harga. Minyakita tercatat naik 0,33 persen dari Rp15.865 menjadi Rp15.918 per liter. Minyak goreng sawit curah naik 0,29 persen menjadi Rp19.616 per liter, sedangkan minyak goreng sawit kemasan premium naik 0,20 persen menjadi Rp22.128 per liter.
Di sektor protein hewani, harga daging sapi paha belakang mengalami kenaikan sebesar 0,12 persen menjadi Rp139.129 per kilogram. Sebaliknya, harga daging ayam ras turun tipis 0,04 persen menjadi Rp37.518 per kilogram.
Harga telur ayam ras juga mengalami penurunan kecil sebesar 0,13 persen. Harga rata-rata nasional tercatat turun dari Rp28.354 menjadi Rp28.318 per kilogram.
Untuk komoditas beras, harga beras premium terpantau stabil di angka Rp15.393 per kilogram tanpa perubahan. Beras medium turun tipis 0,02 persen menjadi Rp13.742 per kilogram, sedangkan beras SPHP Bulog turun 0,03 persen menjadi Rp12.371 per kilogram.
Di kelompok bahan pangan lainnya, gula pasir curah naik tipis 0,05 persen menjadi Rp18.299 per kilogram. Tepung terigu naik 0,03 persen menjadi Rp12.478 per kilogram.
Sementara itu, harga kedelai impor mengalami penurunan terbesar dalam daftar komoditas pangan nasional. Harga kedelai impor turun 0,36 persen dari Rp13.607 menjadi Rp13.558 per kilogram.
Untuk komoditas bawang, bawang merah naik 0,24 persen menjadi Rp42.979 per kilogram. Bawang putih honan juga naik 0,11 persen menjadi Rp35.076 per kilogram.
Data SP2KP Kemendag menunjukkan pergerakan harga pangan nasional masih dalam kondisi terkendali dengan fluktuasi yang relatif kecil pada sebagian besar komoditas. Stabilitas ini dipengaruhi oleh ketersediaan pasokan dan kelancaran distribusi di sejumlah daerah.
Meski demikian, kenaikan pada komoditas cabai dan minyak goreng tetap menjadi perhatian karena berpotensi memengaruhi pengeluaran rumah tangga dan pelaku usaha makanan.
Pemerintah bersama instansi terkait terus melakukan pemantauan harga dan distribusi pangan di berbagai daerah guna menjaga kestabilan pasokan serta mencegah lonjakan harga yang lebih tinggi menjelang periode pertengahan tahun. (Rfi)
