Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid bersama Wakil Gubernur Reny Lamadjido melantik 40 aparatur sipil negara (ASN) jabatan Eselon II dan tenaga fungsional di lingkungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, Senin (11/5/2026).

Pelantikan berlangsung di Rumah Jabatan Siranindi II dengan tujuan mempercepat kinerja pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat.

Para pejabat yang dilantik sebelumnya telah mengikuti uji kompetensi atau job fit. Pemerintah provinsi berharap para pejabat baru bisa langsung bekerja cepat, adaptif, dan membawa perubahan di perangkat daerah masing-masing.

Berikut sejumlah pejabat yang mendapat amanah baru:

  1. Dr. Rachman Ansyari – Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik
  2. I Wayan Yudana – Kepala Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah
  3. Irwan – Kepala Biro Pengadaan Barang/Jasa
  4. Rusmiadi – Staf Ahli Gubernur Bidang SDM, Pengembangan Kawasan dan Wilayah
  5. Wahyu Agust Pratama – Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik
  6. Muh Syahrul Syam – Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi
  7. Wahid Irawan – Kepala Dinas Lingkungan Hidup
  8. Susanto Wibowo – Dinas Kehutanan
  9. A. Haris – Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah
  10. Asbudianto – Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah

Dalam arahannya, Anwar Hafid meminta seluruh pejabat bekerja dengan pola pikir inovatif dan fokus pada kebutuhan masyarakat. Ia mengingatkan agar birokrasi tidak hanya sibuk membuat rencana besar tanpa hasil nyata.

“Lakukan karya-karya kecil yang nyata. Itu jauh lebih baik daripada rencana besar yang tidak pernah terwujud,” kata Anwar Hafid.

Ia juga meminta pelayanan publik tetap berjalan maksimal meski ada keterbatasan anggaran. Menurutnya, masyarakat hanya ingin kebutuhan mereka dilayani dengan cepat dan tepat.

“Pelayanan kepada rakyat tidak mengenal alasan. Rakyat tidak peduli defisit atau keterbatasan anggaran, yang mereka tahu adalah kebutuhan mereka harus terpenuhi dengan cepat dan tepat,” ujarnya.

Pelantikan ini diharapkan menjadi langkah awal memperkuat kinerja organisasi perangkat daerah sekaligus mempercepat pembangunan di Sulawesi Tengah. ***