Korban Gempa Venezuela Bertambah Jadi 589 Orang
Dua gempa bumi kuat yang mengguncang Venezuela pada Rabu (24 Juni) dilaporkan telah menyebabkan ratusan korban jiwa dan ribuan orang mengalami luka-luka. Berdasarkan laporan yang dimuat Caracas Chronicles, Jumat, 26 Juni 2026, sedikitnya 589 orang meninggal dunia (sebelumnya 235), sementara 2.980 lainnya mengalami luka-luka.
Laporan tersebut juga menyebutkan, setelah dua gempa utama terjadi, otoritas mencatat sedikitnya 214 gempa susulan. Guncangan yang berlangsung setelah pukul 18.00 waktu setempat itu memicu kerusakan luas di sejumlah wilayah negara tersebut.
Skala kerusakan yang terjadi membuat banyak pihak memperkirakan jumlah korban tewas masih berpotensi bertambah. Sejumlah gambar dari lokasi bencana memperlihatkan jenazah korban, termasuk orang dewasa dan anak-anak, berada di halaman belakang fasilitas kesehatan di La Guaira karena tingginya jumlah korban yang harus ditangani.
Sementara, mengutip theepochtimes, sebuah situs khusus orang hilang yang dibagikan para pemimpin oposisi Venezuela mencatat lebih dari 49.600 orang masih belum ditemukan. Data tersebut menggambarkan besarnya dampak bencana yang masih terus ditangani oleh tim penyelamat.
Survei Geologi Amerika Serikat (USGS), memperkirakan bencana tersebut berpotensi menyebabkan lebih dari 10.000 korban jiwa setelah seluruh dampaknya terdata.
Pejabat Venezuela juga mengonfirmasi bahwa sedikitnya 235 jenazah telah dibawa ke berbagai fasilitas medis setelah dua gempa berkekuatan magnitudo 7,2 dan 7,5 mengguncang wilayah sekitar 100 mil di sebelah barat Caracas.
Hingga laporan terbaru diterbitkan, proses evakuasi dan pencarian korban masih terus berlangsung. Pemerintah bersama tim penyelamat terus memperbarui data korban seiring berjalannya operasi pencarian di daerah-daerah yang terdampak paling parah. (Red)


