Gempa Venezuela, Lebih dari 39 Ribu Orang Dilaporkan Hilang
Venezuela sedang menghadapi salah satu bencana alam terbesar dalam sejarahnya setelah dua gempa kuat mengguncang negara tersebut. Hingga saat ini, lebih dari 39.000 orang dilaporkan hilang dan sedikitnya 164 orang meninggal dunia berdasarkan data pemerintah sementara Venezuela mengutip caracaschronicles.
Kerusakan akibat gempa terlihat di berbagai wilayah, terutama di Caracas dan La Guaira. Banyak bangunan tempat tinggal roboh hingga rata dengan tanah. Kondisi ini membuat jumlah korban diperkirakan masih akan terus bertambah karena proses pencarian masih berlangsung.
Menurut Survei Geologi Amerika Serikat (USGS), gempa pertama berkekuatan 7,2 magnitudo terjadi di dekat Kota San Felipe yang memiliki sekitar 220.000 penduduk. Tidak lama kemudian, gempa kedua dengan kekuatan 7,5 magnitudo kembali mengguncang wilayah tersebut.
Gempa kedua disebut sebagai gempa terkuat yang melanda Venezuela dalam lebih dari 125 tahun terakhir. Guncangan kuat dirasakan di berbagai daerah dan membuat warga panik. Banyak masyarakat berlarian ke tempat terbuka untuk menghindari risiko bangunan runtuh dan gempa susulan.
La Guaira menjadi salah satu wilayah yang dilaporkan mengalami dampak paling parah. Namun hingga kini kondisi di daerah tersebut belum diketahui sepenuhnya karena tim penyelamat masih berusaha menjangkau sejumlah lokasi yang sulit diakses.
Selain menyebabkan korban jiwa dan korban hilang, gempa juga merusak banyak rumah, gedung, dan fasilitas umum. Listrik padam di beberapa daerah, sementara layanan komunikasi mengalami gangguan sehingga menyulitkan proses evakuasi dan koordinasi bantuan.
Rumah sakit di wilayah terdampak terus menerima korban luka. Ratusan warga menjalani perawatan akibat tertimpa reruntuhan bangunan dan cedera saat gempa terjadi.
Sebelumnya, Kantor Koordinasi Urusan Kemanusiaan PBB (OCHA) mengumumkan pengerahan Tim Pencarian dan Penyelamatan Perkotaan dari berbagai negara melalui Kelompok Penasihat Pencarian dan Penyelamatan Internasional (INSARAG).
Kepala bantuan darurat PBB, Tom Fletcher, mengatakan pihaknya terus berkoordinasi dengan tim kemanusiaan di Venezuela untuk memastikan bantuan dapat segera diberikan kepada para korban.
“Saya terus berkomunikasi dengan tim kami di Caracas, yang dipimpin oleh Koordinator Kemanusiaan Gianluca Rampolla, untuk memastikan respons yang cepat dan efektif,” kata Fletcher.
Ia menjelaskan bahwa PBB juga telah berkomunikasi dengan pemerintah sementara Venezuela untuk mengetahui kebutuhan paling mendesak di wilayah terdampak gempa.
“Tim kami di Venezuela bekerja sama dengan pihak berwenang untuk mengidentifikasi prioritas dan memastikan bantuan dapat diberikan secepat mungkin,” ujarnya.
Saat ini proses pencarian dan penyelamatan masih berlangsung. Tim gabungan terus menyisir bangunan yang runtuh untuk mencari korban yang masih terjebak. Jumlah korban diperkirakan dapat bertambah karena masih banyak wilayah yang belum sepenuhnya terjangkau oleh petugas.
Pemerintah Venezuela bersama organisasi kemanusiaan internasional terus berupaya mempercepat bantuan bagi masyarakat yang terdampak. Fokus utama saat ini adalah penyelamatan korban, pemulihan layanan dasar, dan penanganan warga yang kehilangan tempat tinggal akibat gempa besar tersebut. (Red)


