Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sulawesi Tengah Brigjen Pol Nasri, S.I.K., M.H., tiba di Kota Palu, Selasa pagi, 19 Mei 2026. Kedatangannya bersama Ketua Bhayangkari Daerah Sulawesi Tengah Ny. Lina Nasri disambut lengkap jajaran pimpinan daerah dan pejabat utama Polda Sulteng, menandai awal kepemimpinan baru di tubuh kepolisian Sulawesi Tengah.

Brigjen Pol Nasri tiba di Bandara Internasional Mutiara SIS Aljufri menggunakan maskapai Garuda Indonesia sekitar pagi hari. Penyambutan dilakukan langsung oleh Wakapolda Sulteng Brigjen Pol Dr. Helmi Kwarta Kusuma Putra Rauf bersama seluruh Pejabat Utama (PJU) Polda Sulteng serta para Kapolres jajaran.

Kehadiran Kapolda baru itu juga mendapat perhatian dari unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sulawesi Tengah. Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah diwakili Sekretaris Daerah Provinsi Sulteng Dr. Novalina, M.M. Turut hadir Wakil Ketua DPRD Sulawesi Tengah Harlina H., Kasdam XXIII/Palaka Wira Brigjen TNI Agus Sasmita yang mewakili Pangdam, Kajati Sulteng Zullikar Tanjung, S.H., M.H., KPT Aroziduhu Waruwu, S.H., M.H., serta sejumlah pejabat daerah dan instansi lainnya.

Penyambutan berlangsung hangat dan penuh nuansa kekeluargaan. Momen itu sekaligus menjadi simbol dukungan lintas lembaga terhadap kepemimpinan baru di lingkungan Polda Sulawesi Tengah, terutama dalam menjaga stabilitas keamanan daerah di tengah dinamika sosial dan pembangunan yang terus berkembang.

Usai prosesi penyambutan di area bandara, Brigjen Pol Nasri bersama istri menuju ruang VIP Bandara Mutiara SIS Aljufri untuk beristirahat sejenak sebelum melanjutkan agenda berikutnya menuju hotel dan rangkaian kegiatan kedinasan lainnya.

Kedatangan Brigjen Pol Nasri ke Sulawesi Tengah menjadi langkah awal setelah dirinya resmi dilantik sebagai Kapolda Sulawesi Tengah dalam upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Minggu, 17 Mei 2026. Ia menggantikan Irjen Pol (Purn) Dr. Endi Sutendi yang memasuki masa purna tugas.

Pergantian pimpinan di tubuh Polda Sulteng dinilai menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara Polri, pemerintah daerah, TNI, dan masyarakat. Tantangan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Sulawesi Tengah dinilai membutuhkan kepemimpinan yang adaptif sekaligus mampu menjaga stabilitas daerah.

Kabid Humas Polda Sulteng Kombes Pol Djoko Wienartono mengatakan, kedatangan Kapolda baru bersama Ketua Bhayangkari Daerah Sulteng akan dilanjutkan dengan sejumlah agenda kedinasan dan tradisi penyambutan internal di lingkungan Polda Sulteng.

“Kapolda Sulteng bersama Ibu akan menjalani rangkaian kegiatan penyambutan dan upacara serah terima jabatan secara internal di Mapolda Sulawesi Tengah sebagai bagian dari proses awal kepemimpinan,” ujar Djoko.

Menurutnya, agenda internal tersebut dijadwalkan berlangsung pada Rabu, 20 Mei 2026, dan menjadi bagian dari tradisi institusi dalam menyambut pejabat baru di lingkungan kepolisian daerah.

Djoko juga menyampaikan harapan besar terhadap kepemimpinan Brigjen Pol Nasri di Sulawesi Tengah. Ia menilai pengalaman dan rekam jejak Brigjen Nasri di kepolisian diharapkan mampu memperkuat profesionalisme institusi sekaligus meningkatkan pelayanan publik.

“Kami menyambut baik kehadiran Bapak Kapolda yang baru. Dengan pengalaman dan kepemimpinan beliau, diharapkan mampu membawa Polda Sulteng semakin profesional, humanis, dan adaptif dalam menjawab tantangan tugas ke depan,” katanya.

Selain itu, Polda Sulteng juga berharap kepemimpinan baru dapat memperkuat soliditas internal serta membangun kolaborasi lebih luas dengan seluruh pemangku kepentingan di daerah.

“Harapan kami, kepemimpinan Kapolda yang baru dapat mempererat soliditas internal, memperkuat kolaborasi dengan seluruh stakeholder, serta menjaga stabilitas keamanan agar pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Sulawesi Tengah berjalan optimal,” tambah Djoko.

Kehadiran Brigjen Pol Nasri di Sulawesi Tengah kini menjadi sorotan publik, terutama terkait langkah dan strategi yang akan diambil dalam menjaga keamanan wilayah, meningkatkan pelayanan kepolisian, hingga memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri. ***