Terikat Janji Episode 88: Davina Akhirnya Tahu Sena Seorang Polisi, Hubungan Mereka Terancam
Sinopsis Terikat Janji episode 88 ini melanjutkan cerita dari episode sebelumnya saat Sena berusaha menyelamatkan Davina yang masih disandera oleh Julian dan Danang. Di tengah misi penyelamatan yang penuh bahaya, rahasia besar Sena akhirnya terbongkar di depan Davina.
Sena tetap melawan Julian meski bahunya terluka cukup parah. Kondisinya semakin lemah, bahkan penglihatannya mulai kabur. Namun ia tidak ingin menyerah karena hanya memiliki satu tujuan, yaitu menyelamatkan Davina dan menepati janjinya kepada sang ibu untuk menemukan Rian.
Pertarungan Sena dan Julian berlangsung sengit. Julian terus menyerang dengan memanfaatkan luka Sena. Di saat yang sama, Davina hanya bisa berharap Sena berhasil keluar hidup-hidup dan tidak meninggalkannya sendirian.
Tak lama kemudian, tim kepolisian datang melakukan penyergapan ke vila tempat penyanderaan. Saat proses penyelamatan berlangsung, polisi menemukan bom yang telah dipasang di dalam bangunan. Waktu yang tersisa hanya beberapa menit sehingga semua orang harus segera dievakuasi.
Sena berusaha membawa Davina keluar tanpa membuka identitasnya sebagai polisi. Namun rencananya gagal ketika penutup wajahnya terlepas. Davina melihat langsung lencana kepolisian yang dikenakan Sena dan langsung terkejut.
Saat itulah Davina sadar bahwa pria yang selama ini dikenalnya sebagai penjual ketoprak ternyata adalah seorang polisi. Ia langsung teringat semua kebohongan Sena selama ini dan merasa sangat kecewa.
Meski begitu, Sena meminta Davina untuk tetap mempercayainya. Ia berjanji akan menjelaskan semuanya nanti setelah mereka berhasil keluar dari vila dengan selamat.
Operasi penyelamatan akhirnya berhasil dilakukan. Polisi mengamankan para pelaku, sementara tim penjinak bom segera menangani bahan peledak yang ditemukan di dalam vila. Julian memilih mengakhiri hidupnya, sedangkan Danang berhasil diamankan untuk menjalani proses hukum.
Setelah situasi terkendali, Sena langsung membawa Davina ke Rumah Sakit Mitra Sejahtera Bogor. Davina mengalami benturan di kepala saat penyanderaan sehingga harus menjalani pemeriksaan. Sena terus menyalahkan dirinya sendiri karena merasa Davina menjadi korban akibat masalah yang sedang dihadapinya.
Hasil pemeriksaan dokter menunjukkan kondisi Sena tidak terlalu serius. Sementara Davina mengalami gegar otak ringan akibat benturan di kepala dan harus beristirahat hingga kondisinya membaik.
Di sisi lain, keluarga Davina panik karena tidak bisa menghubunginya. Sang ayah terus mencari keberadaan Davina, sementara Jihan juga harus dirawat di rumah sakit karena mengalami demam tinggi.
Setelah sadar, Davina meminjam ponsel perawat untuk menghubungi ayahnya dan meminta dijemput di rumah sakit. Mendengar kabar itu, sang ayah langsung berangkat ke Bogor.
Kepergian ayahnya membuat Jihan kembali merasa diabaikan. Ia kecewa karena menganggap sang ayah selalu lebih mengutamakan Davina dibanding dirinya.
Sementara itu, hasil penyelidikan polisi mengungkap bahwa penculikan Davina dilakukan Julian dan Danang sebagai aksi balas dendam terhadap Sena. Meski begitu, Dipa Andika kembali berhasil lolos dan belum berhasil ditangkap.
Menjelang akhir episode, Sena memilih tetap menemani Davina di rumah sakit. Saat Davina membuka mata, ia langsung meminta Sena menjelaskan semua kebohongan yang selama ini disembunyikan.
Pertanyaan Davina menjadi penutup Terikat Janji episode 88 dan membuka konflik baru yang akan berlanjut pada episode berikutnya. (Red)
Sumber : RCTI


