“Dengan kesadaran itu, APBN kita susun sebagai bentuk komitmen bersama untuk mewujudkan cita-cita mulia yang telah diamanatkan dalam Undang-Undang Dasar Tahun 1945,” ujar Presiden.
Kerangka APBN 2027 juga diarahkan untuk mendukung sektor strategis seperti ketahanan pangan, pendidikan, kesehatan, serta penguatan ekonomi rakyat. Pemerintah menargetkan kualitas pertumbuhan ekonomi yang mampu menciptakan lebih banyak lapangan kerja formal sekaligus menjaga stabilitas harga di tengah dinamika global.
“Karena kondisi yang kita hadapi seperti ini, saya berpendapat bahwa Presiden Republik Indonesia harus hadir langsung menyampaikan pokok-pokok pikiran perekonomian dan pengelolaan negara,” kata Prabowo.
Penyampaian kerangka APBN 2027 ini menjadi sinyal awal arah kebijakan ekonomi pemerintahan Prabowo untuk dua tahun mendatang. Pemerintah berupaya menjaga optimisme pertumbuhan ekonomi nasional sambil memastikan ruang fiskal tetap terkendali di tengah tekanan ekonomi global. (Red)



