Tim Subdit Siber Direktorat Reserse Kriminal dan Kriminal Polda Sulteng berhasil menangkap dua orang yang diduga melakukan penipuan penerimaan anggota Polri 2023.
Aksi pelaku dilaporkan dua korban yang merupakan warga Kabupaten Banggai yang mengalami total kerugian Rp757Juta karena dijanjikan anak dan cucu korban lulus terpilih seleksi Bintara Polri.
“Ada dua tersangka yang ditangkap, tersangka satu ditangkap pada 1 Maret 2024 di Cianjur Jawa Barat dan tersangka dua ditangkap 3 April 2024 di Depok Jawa Barat,” ungkap Kabidhumas Polda Sulteng Kombes Pol. Djoko Wienartono di Palu, Senin (8/4/2024).
Penangkapan kedua tersangka dilakukan setelah Kepolisian menerima laporan dari SDM (56) warga Kec. Batui Kab. Banggai dan HAP (46) warga Kec. Masama Kab. Banggai, Sulawesi Tengah, ujarnya
Djoko juga menyebut, tersangka yang ditangkap di Cianjur inisial AAS (40) sesuai KTP pekerjaan Wartawan, beralamat di Luwu Timur Provinsi Sulawesi Selatan, sedangkan tersangka yang ditangkap di Depok inisial JT (58) sesuai KTP pekerjaan Wiraswasta, beralamat di Kelurahan Mampang Kec. Pancoran Mas Kota Depok, Jawa Barat.
AAS inilah kata Djoko, sebelumnya pernah bertemu dengan SDM di Batui Kab. Banggai, AAS juga pernah mengaku mempunyai kedekatan dengan salah seorang Guru Besar PTIK di Jakarta. Ia berjanji mengupayakan kelulusan anak dan cucu AAS untuk lulus seleksi penerimaan anggota Polri tahun 2023.
“JT inilah yang oleh AAS diperkenalkan kepada SDM sebagai Profesor JT yang biasa dipanggil Profesor yang akan mengupayakan kelulusan anak dan cucu SDM serta anak dari HAP. Sebenarnya baik anak atau cucu SDM serta anak HAP ini saat proses seleksi sudah dinyatakan tidak lulus,” jelas Kabidhumas.
Masih kata Djoko, AAS berdasarkan hasil pemeriksaan identitas atau KTP yang ada hanya lulusan SMA dengan pekerjaan sebagaimana kolom KTP adalah wartawan, demikian juga dengan JT yang juga hanya lulusan SMA, pada kolom pekerjaan di KTP sebagai Wiraswasta.
“Selain menjanjikan kelulusan modus lain untuk meyakinkan korban, AAS dan JT mengirimkan 3 surat atau dokumen file Pdf seolah-olah surat itu benar perihal surat pemberitahuan masuk calon siswa yang mencantumkan nama-nama calon siswa yang sebenarnya sudah dinyatakan tidak lulus,” bebernya




