Skrol untuk membaca pos

Potensi Tambang Sulteng Besar, Reny Ingatkan Tanggung Jawabnya

Muh. Rifai
Wakil Gubernur Sulawesi Tengah dr. Reny A. Lamadjido menghadiri Jambore Pertambangan Sulawesi Tengah 2026 di Sriti Convention Hall Palu, Selasa (22/9). Foto: Istimewa
A-AA+A++

Sulawesi Tengah yang masih menjadi daerah tujuan investasi perlu memastikan aktivitas pertambangan memberikan dampak ekonomi yang dapat dirasakan masyarakat. Pada saat yang sama, pengelolaan sumber daya alam harus mempertimbangkan keberlanjutan bagi generasi berikutnya.

“Tambang boleh selesai, sumber daya boleh berkurang, tetapi manfaat pembangunan harus tetap hidup. Masyarakat semakin sejahtera, lingkungan tetap terjaga, dan generasi mendatang menerima warisan pembangunan yang layak untuk dilanjutkan,” pungkasnya.

Reny mengajak seluruh pemangku kepentingan menjadikan Jambore Pertambangan Sulawesi Tengah 2026 sebagai momentum memperkuat komitmen terhadap pertambangan yang ramah lingkungan, aman, produktif, berkeadilan, dan berkelanjutan.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Sekretaris Direktorat Jenderal Penegakan Hukum Kementerian ESDM Sahid Junaidi, S.Kom., M.M., Koordinator Keselamatan Pertambangan Mineral dan Batubara Ditjen Minerba Kementerian ESDM RI Ari Hendarwanto, S.T., M.S.E., sejumlah unsur Forkopimda Sulawesi Tengah, kepala OPD terkait, serta siswa-siswi SMK Negeri 8 Geologi Pertambangan. (Red)

Berita Lainnya

Berani Cup 2026 Bergulir, Pemain Lokal Morowali Adu Kualitas
Arus Abdul Karim Raih Legacy Award atas Pengabdian di KADIN Sulteng
Ahmad Ali Targetkan PSI Menang di Sulteng dan Lolos Pemilu 2029
Rakorda PSI Sigi, Konsolidasi Kader Disiapkan Menuju 2029
Ahmad Ali Sebut Isu Penggeledahan Rumahnya Sengaja Diungkit Lagi untuk Lemahkan PSI
Solar Gagal Diisi Gara-Gara QR Code, Pemprov Sulteng Siapkan Solusi