Skrol untuk membaca pos

Gas WK Tungkal Jadi Andalan Baru Pasokan PGN

Muh. Rifai
Foto: Arsip PGN
A-AA+A++

Langkah tersebut sejalan dengan strategi PGN untuk mengintegrasikan pasokan gas bumi dari berbagai sumber. Selain gas pipa, PGN juga memanfaatkan Liquefied Natural Gas (LNG) untuk menjaga keberlanjutan layanan gas bumi kepada pelanggan.

Ketersediaan pasokan gas tersebut diarahkan untuk memenuhi kebutuhan berbagai kelompok pelanggan. PGN menyebut kebutuhan tersebut mencakup sektor industri, komersial, usaha kecil hingga rumah tangga.

Dengan tambahan pasokan dari WK Tungkal, PGN memiliki sumber gas tambahan yang dapat diintegrasikan dengan infrastruktur eksisting di Sumatera. Pengaturan pasokan tersebut juga disesuaikan dengan periode kontrak, termasuk rencana penurunan volume secara bertahap setelah 2034 hingga 2040.

PGN juga berharap kerja sama dengan MontD’Or tidak berhenti pada pemenuhan pasokan gas dari WK Tungkal. Perusahaan membuka peluang pengembangan kolaborasi strategis lainnya bersama SKK Migas dan produsen gas.

“Kami berharap kolaborasi antara SKK Migas, Produsen Gas terutama MontD’Or dan PGN tidak hanya pada pasokan WK Tungkal saja namun melalui kerjasama strategis lainnya. Kami optimis kerja sama ini akan memberikan manfaat nyata bagi pertumbuhan industri dan perekonomian nasional,” kata Aldiansyah.

Kerja sama tersebut menjadi bagian dari upaya PGN menjaga keberlanjutan layanan gas bumi sekaligus memperkuat sumber pasokan domestik. Dengan menggabungkan pasokan dari WK Tungkal dan sumber gas lainnya, PGN berupaya menjaga ketersediaan energi bagi pelanggan di berbagai sektor.

PGN menilai kolaborasi antara perusahaan gas, produsen, regulator, dan pemangku kepentingan lain diperlukan untuk menjaga keberlanjutan pemanfaatan gas bumi nasional. Pasokan dari WK Tungkal diharapkan dapat memberikan dukungan terhadap kebutuhan energi di wilayah Sumatera serta turut mendukung aktivitas industri dan perekonomian nasional. (Red)