Elnusa Bagikan Dividen Rp323 Miliar, Siapkan Dana Ekspansi Rp395 Miliar
PT Elnusa Tbk menunjukkan komitmennya untuk menjaga pertumbuhan bisnis jangka panjang dengan menyeimbangkan pembagian keuntungan kepada pemegang saham dan investasi untuk pengembangan usaha. Hal itu tercermin dalam keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025 yang digelar di Jakarta, Senin (8/6/2026).
Dalam rapat tersebut, perusahaan menyetujui pembagian dividen tunai sebesar Rp323 miliar atau sekitar 45 persen dari laba bersih yang diperoleh sepanjang tahun buku 2025. Nilai dividen yang diterima pemegang saham mencapai Rp44,29 per saham, meningkat 13 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Namun, lebih dari separuh laba bersih perusahaan justru disimpan sebagai laba ditahan untuk mendukung pengembangan bisnis ke depan. Dari total laba bersih Rp718 miliar yang dibukukan sepanjang 2025, sebesar Rp395 miliar dialokasikan untuk memperkuat modal, mendukung ekspansi usaha, serta pengembangan teknologi dan operasional.
Langkah tersebut sejalan dengan arah bisnis Elnusa yang dalam beberapa tahun terakhir terus memperluas layanan dan memperkuat kemampuan teknologi di sektor energi. Perusahaan yang merupakan bagian dari Subholding Upstream Pertamina itu juga terus melakukan modernisasi peralatan serta digitalisasi proses bisnis guna meningkatkan efisiensi dan produktivitas.
Sepanjang 2025, Elnusa mencatat pendapatan usaha sebesar Rp14,5 triliun. Kinerja itu ditopang oleh pertumbuhan aktivitas jasa hulu migas, bisnis distribusi dan logistik energi, serta kontribusi berbagai inovasi yang dikembangkan perusahaan.
Beberapa teknologi yang menjadi andalan Elnusa antara lain In-Line Inspection (ILI), Hydraulic Fracturing, Pertasolven, hingga pemanfaatan teknologi digital dan Artificial Intelligence (AI). Berbagai inovasi tersebut dikembangkan untuk menjawab kebutuhan industri energi yang semakin kompetitif.
Tidak hanya fokus di dalam negeri, Elnusa juga mulai memperluas jangkauan pasar ke luar Indonesia. Perusahaan mencatat keberhasilan dalam pelaksanaan proyek survei seismik maritim di Thailand dan tengah mengembangkan peluang bisnis di kawasan Afrika Utara.
Corporate Secretary Elnusa, Rustam Aji, mengatakan kebijakan pembagian dividen yang meningkat tetap memberikan ruang bagi perusahaan untuk tumbuh lebih besar pada masa mendatang.
“Kebijakan dividen ini menunjukkan kemampuan Elnusa dalam menghasilkan kinerja yang sehat sekaligus menjaga ruang pertumbuhan. Dengan fundamental yang kuat, portofolio bisnis yang semakin terdiversifikasi, serta fokus pada inovasi dan teknologi, Perseroan optimistis dapat terus menciptakan nilai tambah yang berkelanjutan bagi pemegang saham maupun mitra bisnis,” kata Rustam.
Selain menyetujui penggunaan laba bersih, pemegang saham juga mengesahkan laporan tahunan dan laporan keuangan Tahun Buku 2025. Rapat turut menyetujui penunjukan auditor eksternal untuk Tahun Buku 2026, penetapan remunerasi Direksi dan Dewan Komisaris, perubahan Anggaran Dasar, serta perubahan susunan pengurus perusahaan.
Ke depan, Elnusa berencana melanjutkan transformasi berbasis teknologi, memperkuat kapasitas operasional, dan mengembangkan solusi energi terintegrasi. Perusahaan juga akan terus mencari peluang pertumbuhan baru di pasar domestik maupun internasional sebagai bagian dari strategi memperkuat daya saing di industri energi. (Red)


