PT Asuransi Bintang Tbk (ASBI) kembali memberikan apresiasi kepada para pemegang saham dengan membagikan dividen tunai untuk tahun buku 2025. Keputusan tersebut telah memperoleh persetujuan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan yang diselenggarakan pada 10 Juni 2026.

Berdasarkan keterbukaan informasi yang disampaikan perseroan kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 12 Juni 2026, total dividen tunai yang akan dibagikan mencapai Rp1,98 miliar atau tepatnya Rp1.985.802.890.

Setiap pemegang saham akan menerima dividen sebesar Rp5,7 per saham. Pembagian dividen ini berasal dari laba bersih perusahaan yang dibukukan sepanjang tahun 2025.

Kebijakan pembagian dividen tersebut mencerminkan komitmen Asuransi Bintang untuk tetap memberikan nilai tambah kepada investor sekaligus menjaga kepercayaan pemegang saham terhadap kinerja perusahaan.

Sepanjang tahun buku 2025, ASBI mencatatkan laba bersih yang dapat diatribusikan kepada entitas induk sebesar Rp16,4 miliar. Selain itu, perusahaan juga memiliki saldo laba ditahan yang tidak dibatasi penggunaannya sebesar Rp216,89 miliar.

Sementara itu, total ekuitas perseroan hingga 31 Desember 2025 tercatat mencapai Rp460,59 miliar. Kondisi keuangan yang solid tersebut menjadi dasar bagi perusahaan untuk membagikan sebagian keuntungan kepada para pemegang saham.

Dalam jadwal yang telah diumumkan, pemegang saham perlu memperhatikan tanggal-tanggal penting agar berhak menerima dividen tunai tersebut.

Tanggal cum dividen di pasar reguler dan pasar negosiasi ditetapkan pada 23 Juni 2026. Investor yang membeli saham ASBI hingga tanggal tersebut masih berhak memperoleh dividen.

Selanjutnya, tanggal pencatatan pemegang saham atau recording date ditetapkan pada 23 Juni 2026 pukul 16.00 WIB. Nama pemegang saham yang tercatat dalam Daftar Pemegang Saham (DPS) pada waktu tersebut akan menjadi pihak yang berhak menerima pembagian dividen.

Adapun pembayaran dividen tunai dijadwalkan berlangsung pada 2 Juli 2026. Dana dividen akan disalurkan kepada pemegang saham sesuai mekanisme yang berlaku di pasar modal Indonesia.

Pembagian dividen menjadi salah satu indikator yang sering diperhatikan investor dalam menilai kualitas emiten. Selain menunjukkan kemampuan perusahaan menghasilkan keuntungan, dividen juga mencerminkan kesehatan keuangan dan keberlanjutan bisnis perusahaan.

Bagi investor yang mengincar pendapatan pasif dari investasi saham, pembagian dividen ASBI ini dapat menjadi salah satu kabar positif. Meski nilai dividen per saham relatif kecil, langkah perusahaan tetap menunjukkan konsistensi dalam membagikan sebagian laba kepada pemegang saham.

PT Asuransi Bintang Tbk sendiri merupakan perusahaan asuransi umum yang telah lama beroperasi di Indonesia dan tercatat di Bursa Efek Indonesia dengan kode saham ASBI. Sebagai perusahaan terbuka, perseroan secara rutin menyampaikan informasi material dan aksi korporasi kepada publik sebagai bentuk transparansi kepada investor.

Keterbukaan informasi terkait pembagian dividen ini disampaikan oleh Jenry Cardo Manurung mewakili manajemen PT Asuransi Bintang Tbk melalui sistem pelaporan elektronik Bursa Efek Indonesia.

Dengan jadwal pembayaran yang telah ditetapkan pada awal Juli 2026, para pemegang saham ASBI kini tinggal menantikan realisasi pembagian dividen yang berasal dari kinerja perusahaan sepanjang tahun buku 2025. (Red)