Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Sulawesi Tengah terus mempersiapkan penguatan organisasi menjelang agenda politik mendatang. Salah satu langkah yang dilakukan adalah membenahi administrasi dan memperkuat struktur kepengurusan hingga tingkat desa dan kelurahan.

Komitmen tersebut disampaikan saat DPW PSI Sulawesi Tengah menerima kunjungan Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sulawesi Tengah di Kantor DPW PSI Sulteng, Jalan Setia Budi, Kota Palu, Kamis, 11 Juni 2026.

Kunjungan itu menjadi bagian dari upaya koordinasi antara penyelenggara pemilu dan partai politik sekaligus memastikan kesiapan kelembagaan partai di daerah. Rombongan dipimpin Ketua KPU Sulawesi Tengah Darmiati bersama Anggota KPU Divisi Teknis Penyelenggaraan Pemilu Cristian Adiputra Oruwo. Dari Bawaslu Sulawesi Tengah hadir Ketua Bawaslu Nasrun dan anggota Bawaslu Dewi Tisnawati. Turut mendampingi Kepala Bagian Teknis Penyelenggaraan Pemilu KPU Sulteng Cherly Trisna Ilyas beserta staf.

Kedatangan jajaran KPU dan Bawaslu disambut langsung oleh Ketua DPW PSI Sulawesi Tengah Dr Agus Lamakarate, Sekretaris Wilayah Husin Alwi, Wakil Ketua DPW Muh Maskur, serta Ketua Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan (OKK) Verawaty Pangkey.

Dalam pertemuan tersebut, pembahasan tidak hanya berfokus pada keberadaan sekretariat partai, tetapi juga menyangkut kesiapan administrasi organisasi dan penguatan koordinasi menghadapi tahapan pemilu yang akan datang.

Anggota KPU Sulawesi Tengah, Cristian Adiputra Oruwo, menjelaskan bahwa kunjungan ke kantor partai politik merupakan bagian dari upaya membangun komunikasi yang baik antara penyelenggara pemilu dan peserta pemilu.

“Pada prinsipnya kunjungan kami ini untuk memastikan keberadaan dan kesiapan sekretariat partai politik, serta memperkuat sinergi antara KPU dan partai politik dalam mewujudkan proses demokrasi yang transparan dan profesional,” ujar Cristian.

Menurutnya, keberadaan sekretariat yang aktif serta administrasi yang tertata menjadi salah satu indikator kesiapan partai politik dalam menghadapi berbagai tahapan kepemiluan. Karena itu, koordinasi yang berkelanjutan dinilai penting untuk menjaga kualitas demokrasi di daerah.

Sementara itu, Ketua DPW PSI Sulawesi Tengah, Dr Agus Lamakarate, menyambut positif kunjungan yang dilakukan KPU dan Bawaslu. Ia menilai kegiatan tersebut menjadi momentum yang baik untuk mempererat komunikasi sekaligus menunjukkan kesiapan PSI dalam memperkuat tata kelola organisasi.

Agus mengatakan, PSI Sulawesi Tengah saat ini terus melakukan pembenahan internal agar seluruh perangkat organisasi dapat berjalan sesuai aturan yang berlaku. Selain administrasi, penguatan sumber daya organisasi juga menjadi fokus utama.

“Ini sebuah kehormatan bagi kami. DPW PSI Sulawesi Tengah terus berupaya meningkatkan kualitas administrasi organisasi serta memastikan seluruh perangkat kelembagaan partai berjalan sesuai dengan ketentuan dan perundang-undangan yang berlaku,” katanya.

Lebih lanjut, Agus mengungkapkan bahwa dalam waktu dekat DPW PSI Sulawesi Tengah akan menggelar Rapat Koordinasi Wilayah Khusus (Rakorwilsus). Agenda tersebut akan menjadi bagian dari konsolidasi besar untuk memperkuat struktur kepengurusan partai hingga tingkat ranting di desa dan kelurahan.

Langkah tersebut dinilai penting agar organisasi partai memiliki jaringan kepengurusan yang lebih solid dan mampu menjalankan program-program partai secara efektif di tengah masyarakat.

Menurut Agus, penguatan struktur organisasi yang dibarengi dengan administrasi yang tertib akan menjadi modal bagi PSI dalam membangun tata kelola partai yang modern dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

“Dengan penguatan struktur organisasi dan penataan administrasi yang baik akan menjadi fondasi dalam membangun partai yang modern,” ujarnya.

Di sisi lain, Sekretaris Wilayah DPW PSI Sulawesi Tengah, Husin Alwi, berharap komunikasi yang telah terjalin antara partai politik, KPU, dan Bawaslu dapat terus dipertahankan. Ia menilai sinergi antarlembaga memiliki peran besar dalam mendukung pelaksanaan demokrasi yang sehat dan berkualitas di Sulawesi Tengah.

“Harapan kami komunikasi antara KPU, Bawaslu, dan partai politik terus terbangun dengan baik sehingga agenda demokrasi di Bumi Tadulako dapat berjalan dengan optimal,” kata Husin.

Pertemuan tersebut berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban. Selain membahas kesiapan kelembagaan partai, kedua belah pihak juga bertukar pandangan mengenai pentingnya menjaga komunikasi dan koordinasi menjelang berbagai agenda kepemiluan di masa mendatan. ***