Episode 114 Terikat Janji menghadirkan cerita yang menghibur sekaligus membuat penasaran. Setelah pada episode sebelumnya Melani mulai bekerja di kantor Sena dan Davina semakin dekat dengan keluarga Angga, kali ini hubungan para tokohnya kembali mengalami perkembangan.
Melani menjalani hari pertamanya bekerja sebagai sekretaris Sena. Namun, masa lalunya kembali menjadi perhatian. Pimpinan perusahaan mengetahui Melani pernah menjadi sekretaris Diva Andika. Karena itu, Melani diminta menyerahkan surat keterangan dari kepolisian sebagai bukti bahwa dirinya tidak sedang terlibat masalah hukum. Selama surat tersebut belum diserahkan, Melani masih berada dalam pengawasan.
Di sisi lain, Dimas mengajak Melani makan malam di sebuah restoran mewah. Dengan penuh percaya diri, Dimas mengaku sebagai CEO yang baru mendapat warisan dan meminta Melani memesan makanan apa saja tanpa memikirkan harga.
Saat makan malam, Melani bercerita tentang hari pertamanya bekerja. Ia mengaku bertemu mantan bosnya yang ternyata tidak senang melihat dirinya bekerja di perusahaan Sena. Mendengar cerita itu, Dimas mulai curiga ada sesuatu yang disembunyikan Dipa. Ia pun ingin melindungi Melani agar tidak menjadi korban karena mengetahui rahasia masa lalu.
Momen lucu terjadi ketika tagihan makanan datang. Dimas yang sejak awal berusaha terlihat kaya langsung kaget melihat harga makanan yang sangat mahal. Ia bahkan sempat menanyakan diskon 70 persen yang dilihat di media sosial restoran.
Sayangnya, diskon tersebut hanya berlaku untuk pelanggan berusia 70 tahun ke atas. Dimas pun hanya bisa pasrah membayar tagihan dengan kartunya. Beruntung saldonya masih cukup, meski uangnya hampir habis hanya untuk sekali makan.
Sementara itu, Raffi yang batal bertemu wanita pilihan ibunya justru bertemu Davina di restoran yang sama. Keduanya akhirnya makan malam bersama sambil membahas pekerjaan. Obrolan mereka berlangsung santai dan penuh canda.
Tanpa mereka sadari, Sena juga berada di lokasi tersebut. Sena melihat Davina tertawa bersama Raffi dan tidak bisa menyembunyikan rasa cemburunya. Meski mencoba berpikir mereka hanya rekan bisnis, Sena tetap merasa tidak nyaman melihat kedekatan keduanya.




