Skrol untuk membaca pos

Asmara Genz Episode 646: Gavin Susun Strategi Jebak Nadia, Aqeela Dapat Perhatian Manis dari Harry

Muh. Rifai
Asmara Gen Z. Foto: SCTV
A-AA+A++

Episode 646 Sinetron Asmara Gen Z melanjutkan ketegangan dari kasus Renata yang semakin rumit. Gavin mulai menemukan sejumlah kejanggalan terkait obat yang diberikan kepada Renata dan akhirnya mengetahui bahwa Kimmy ternyata hanya menjalankan perintah Nadia. Di sisi lain, Aqeela kembali mencurahkan kegelisahannya kepada Harry, yang berusaha menjadi tempat aman bagi Aqeela untuk bercerita.

Kasus yang menimpa Renata perlahan membuka fakta baru. Gavin tidak lagi hanya berusaha mencari tahu dari mana obat tersebut berasal, tetapi mulai menelusuri siapa sebenarnya yang mengatur semua kejadian itu. Kecurigaan Gavin akhirnya mengarah kepada Kimmy.

Gavin menemui Kimmy di sebuah tempat yang sepi. Ia mengungkap bahwa sudah menemukan sejumlah fakta yang sulit dianggap sebagai kebetulan. Dari penelusuran Gavin, resep dari dokter Marshya berisi Loperamide dan Diosmectite. Obat yang keluar dari apotek juga sama. Namun, yang membuat Gavin semakin curiga adalah tidak adanya catatan obat Cotrimoxazole atas nama Renata yang keluar dari klinik maupun apotek.

Gavin kemudian mempertanyakan alasan Kimmy mengambil obat melalui tempat tersebut. Apalagi, klinik yang berkaitan dengan obat itu merupakan klinik milik keluarga Cantika. Menurut Gavin, ada beberapa klinik lain yang sebenarnya bisa dilewati, tetapi Kimmy justru memilih tempat yang berkaitan dengan kasus tersebut.

Gavin pun memperjelas bahwa dirinya bukan sedang mencari kesalahan Kimmy. Ia justru ingin mengetahui siapa orang yang berada di belakang Kimmy. Sebelumnya, Kimmy juga pernah dimanfaatkan untuk memojokkan Cantika di kantin. Kini Gavin yakin pola yang sama kembali terjadi.

Kimmy akhirnya berada dalam posisi sulit. Gavin menjelaskan bahwa jika Kimmy tetap diam, seluruh bukti yang ada justru akan mengarah kepadanya. Kimmy adalah orang yang datang ke apotek, menebus obat, membawa obat tersebut, hingga memberikannya kepada Renata. Sementara itu, orang yang memberikan perintah kepada Kimmy tidak tercatat dalam dokumen mana pun.

Gavin kemudian memberikan dua pilihan. Kimmy bisa tetap diam dan menghadapi kemungkinan masalah hukum seorang diri, atau membantu Gavin membuka siapa orang yang selama ini memanfaatkannya. Bagi Gavin, pilihan kedua menjadi jalan untuk menghentikan lebih banyak orang agar tidak ikut menjadi korban.

Desakan itu akhirnya membuat Kimmy mengakui semuanya. Ia mengatakan bahwa Nadia adalah orang yang memberikan obat kepadanya. Kimmy diperintahkan untuk menukar obat setelah mengambilnya dari apotek. Setelah itu, ia juga diminta membuat seolah-olah klinik melakukan kesalahan dalam memberikan obat kepada Renata.

Nadia bahkan sudah menyiapkan bahan yang akan digunakan Kimmy untuk membuat unggahan di media sosial. Kimmy hanya tinggal mengikuti rencana tersebut dan mempublikasikan kronologi yang sudah diarahkan Nadia. Namun, sampai malam itu Kimmy belum juga mengunggahnya.

Kimmy mengaku dirinya sudah terjebak. Jika mengikuti perintah Nadia, ia takut menghadapi masalah hukum. Namun, jika menolak, ia juga khawatir Nadia akan mengejarnya. Gavin tidak menyangkal bahwa Kimmy tetap memiliki kesalahan. Namun, ia melihat masih ada kesempatan bagi Kimmy untuk berhenti menjadi alat Nadia.

Gavin kemudian menyusun sebuah rencana. Kimmy diminta menghubungi Nadia dan mengatakan bahwa dirinya tidak mau lagi menjalankan rencana tersebut. Kimmy tidak boleh memancing Nadia dengan pertanyaan atau menyebut nama Gavin. Ia hanya perlu bersikap takut dan menolak perintah Nadia.

Pertemuan dengan Nadia diharapkan dapat menjadi jalan bagi Gavin untuk mengetahui langkah berikutnya. Gavin bahkan meminta Kimmy tidak membawa rekaman atau menyimpan percakapan apa pun yang bisa menghubungkan mereka. Riwayat panggilan dan percakapan dengan Gavin juga diminta untuk dihapus.

Ketika Nadia akhirnya menghubungi Kimmy dan menanyakan soal unggahan tersebut, Kimmy mengatakan bahwa dirinya tidak mau melakukannya. Nadia langsung curiga dan meminta Kimmy menjelaskan alasannya. Nadia bahkan mengingatkan bahwa sebagian besar rencananya sudah berjalan karena obat sudah diberikan dan Renata sudah menjadi korban.

Nadia kemudian meminta Kimmy bertemu secara langsung. Kimmy sempat ingin menolak, tetapi Gavin justru meminta pertemuan itu tetap dilakukan. Gavin ingin Kimmy mendapatkan lokasi pertemuan dan memberitahukannya kepadanya. Ketika Kimmy bertanya apa yang terjadi jika rencana itu gagal, Gavin memberikan jawaban yang membuatnya lebih tenang. Jika gagal, menurut Gavin, kegagalan itu menjadi tanggung jawab dirinya, bukan Kimmy.

Sementara itu, kisah Aqeela dan Harry berjalan dengan suasana yang jauh lebih lembut. Aqeela sedang menghadapi tekanan pekerjaan setelah menerima banyak kritik terkait tugas yang harus diselesaikannya. Harry mendengarkan keluh kesah Aqeela tanpa menghakiminya.

Aqeela kemudian bercerita tentang kejadian yang membuat pikirannya tidak tenang. Ia sempat melihat Jaya berada bersama seseorang di sebuah ruangan dengan posisi yang menurutnya terlihat cukup dekat. Aqeela merasa ada sesuatu yang aneh, tetapi Harry mengingatkannya agar tidak terburu-buru membuat kesimpulan.

Harry meminta Aqeela menghormati privasi sahabatnya. Jika orang tersebut ingin bercerita, Aqeela bisa mendengarkan. Namun, jika tidak ingin membahasnya, Aqeela sebaiknya tidak memaksakan diri mencari tahu.

Perhatian Harry kepada Aqeela kemudian terlihat semakin jelas. Ia meminta Aqeela berhenti memikirkan pekerjaan untuk malam itu dan menyuruhnya beristirahat. Bahkan Harry menyiapkan roti susu untuk Aqeela agar bisa dimakan ketika bangun dan merasa lapar.

Aqeela pun merasa tersentuh karena Harry begitu memahami kebiasaannya. Ia berterima kasih karena Harry selalu mau mendengarkan semua ceritanya, termasuk hal-hal yang menurut Aqeela tidak penting. Harry kemudian meyakinkan Aqeela bahwa tidak ada cerita tentang dirinya yang tidak penting.

Episode 646 akhirnya membawa dua perkembangan yang berbeda. Gavin dan Kimmy mulai bergerak untuk membongkar permainan Nadia di balik kasus Renata, sementara hubungan Aqeela dan Harry semakin hangat karena perhatian kecil yang diberikan Harry. Rencana pertemuan Kimmy dan Nadia pun menjadi salah satu bagian yang patut dinantikan karena dapat membuka langkah berikutnya dalam kasus Renata. (Red)

Sumber : SCTV