Skrol untuk membaca pos

Terikat Janji Episode 140: Dion Melawan Dipa, Sena Bongkar Aliran Dana CSR

Muh. Rifai
Foto: Tangkapan Layar
A-AA+A++

Sinetron Terikat Janji episode 140 kembali menghadirkan cerita penuh ketegangan. Dion terlibat masalah dengan Dipa setelah tak sengaja menyenggol mobilnya, sementara Sena mulai menemukan petunjuk baru terkait dugaan penyelewengan dana CSR Kusuma Food. Di sisi lain, hubungan Sena dan Davina semakin dekat setelah mereka terlibat dalam penyelamatan seorang perempuan yang mendapat ancaman dari mantan suaminya.

Cerita episode ini dibuka dengan Dion yang tidak sengaja menyerempet spion mobil Dipa. Dion sebenarnya sudah berusaha meminta maaf dan menawarkan ganti rugi jika memang ada kerusakan. Namun, Dipa justru marah besar karena mobilnya memiliki banyak sensor dan nilai kerusakannya bisa sangat mahal.

Dipa bahkan mengancam akan membawa Dion ke kantor polisi. Namun, Dion tidak gentar dan mempersilakan Dipa menempuh jalur hukum jika memang merasa dirugikan. Sikap Dion tersebut membuat suasana semakin panas.

Masalah itu ternyata tidak berhenti begitu saja. Dion merasa tidak terima setelah melihat Dipa membentak dan memperlakukan dirinya dengan kasar. Ia kemudian berusaha membuat Dipa mengejarnya hingga masuk ke jalan yang lebih sulit dilalui. Kejar-kejaran tersebut membuat situasi semakin kacau dan Dion harus berusaha menghindari Dipa.

Di tengah masalah tersebut, Sena justru sedang menghadapi persoalan yang jauh lebih serius. Setelah sebelumnya mengambil waktu untuk melakukan survei, Sena menjelaskan kepada Novan bahwa ia ingin menjadikan rumah tahanan sebagai salah satu sasaran program CSR Kusuma Food.

Sena mengusulkan pemberian makanan gratis, layanan kesehatan, serta bingkisan produk kepada para tahanan. Menurutnya, orang-orang yang sedang menjalani hukuman tetap berhak mendapatkan kesempatan untuk memperbaiki hidup.

Namun, pembicaraan itu membuat Sena teringat pada kesalahan yang pernah dilakukannya delapan tahun lalu. Ia menyadari bahwa jika kasus tersebut suatu hari terungkap, dirinya juga bisa berada di posisi orang-orang yang sedang menjalani hukuman.

Sementara itu, Novan meminta Sena membuat proposal mengenai program CSR tersebut. Selain itu, Sena juga mendapat tugas untuk menindaklanjuti rencana kerja sama dengan Palang Merah Indonesia dalam rangka kegiatan donor darah karyawan Kusuma Food pada September mendatang.

Di sisi lain, penyelidikan mengenai dugaan penyelewengan dana CSR mulai menemukan titik terang. Sena meminta Dion melacak seluruh transaksi yang berkaitan dengan rekening Melani. Rekening tersebut diduga digunakan Dipa untuk menerima dana CSR sebelum uangnya dipindahkan ke rekening lain yang berkaitan dengan yayasan miliknya.

Melani kemudian menjelaskan kepada Sena bahwa dirinya tidak pernah menggunakan dana tersebut. Ia mengakui rekening tersebut memang dibuka atas permintaan Dipa, termasuk proses penandatanganannya. Namun, menurut Melani, seluruh transaksi dan pemindahan uang dilakukan oleh Dipa.

Melani bahkan menyerahkan buku tabungan dan kartu ATM kepada Sena. Ia berharap bukti tersebut dapat membantu mengungkap siapa sebenarnya yang mengendalikan aliran dana CSR Kusuma Food.

Sena pun langsung meminta Dion melacak transaksi masuk dan keluar dari rekening tersebut, termasuk informasi mengenai tujuan pengiriman dana. Penyelidikan ini berpotensi membuka rahasia yang selama ini berusaha disembunyikan Dipa.

Di tengah kesibukannya menjalankan tugas, Dion juga mendapat permintaan bantuan dari keluarganya. Ia diminta mengirimkan Rp3 juta untuk membantu biaya pengobatan ayahnya. Karena belum menerima gaji, Dion mengaku kesulitan memenuhi kebutuhan tersebut. Namun, ia akhirnya mendapat bantuan dan berjanji akan mengembalikannya.

Cerita kemudian berlanjut ketika Sena dan Davina bertemu dengan seorang perempuan yang mengalami luka dan memar. Sena curiga karena perempuan tersebut terlihat ketakutan dan terus memperhatikan sebuah mobil.

Setelah berbicara secara hati-hati, Sena mengetahui bahwa perempuan itu sedang menghadapi ancaman dari mantan suaminya. Pria tersebut disebut telah melakukan kekerasan dan mengancam akan membawa anak mereka. Situasi menjadi semakin berbahaya karena sang mantan suami membawa senjata.

Sena yang melihat kondisi tersebut langsung bertindak. Ia berusaha melindungi perempuan dan anaknya hingga akhirnya pihak kepolisian dipanggil untuk menangani kasus tersebut. Perempuan bernama Davina itu pun mengucapkan terima kasih karena Sena telah membantu menyelamatkan dirinya dan anaknya.

Davina bahkan memberikan sebuah cendera mata dari acara 40 harian adiknya sebagai bentuk terima kasih. Sena awalnya menolak, tetapi akhirnya menerima pemberian tersebut.

Setelah kejadian itu, Davina justru merasa khawatir melihat Sena kembali terlibat dalam situasi berbahaya. Ia mengingatkan Sena agar tidak hanya memikirkan orang lain, tetapi juga menjaga dirinya sendiri. Sena kemudian meminta maaf dan berjanji akan lebih berhati-hati.

Hubungan Sena dan Davina dalam episode 140 juga semakin terlihat dekat. Keduanya sempat saling memuji penampilan. Davina bahkan diam-diam berharap setelah target operasi Sena berhasil ditangkap, hubungan mereka bisa berlanjut ke tahap yang lebih serius hingga pernikahan.

Sementara itu, persoalan lain muncul dari Leo. Sikap Leo yang tiba-tiba melindungi Jihan membuat orang-orang di sekitarnya merasa heran. Mereka masih mempertanyakan alasan perubahan sikap Leo yang sebelumnya terlihat begitu emosional terhadap Jihan.

Di sisi lain, kesempatan untuk memasang alat penyadap di apartemen Dipa mulai terbuka. Dion mendapat tugas membantu membawa barang-barang Jihan ke apartemen tersebut. Ia kemudian meminta bantuan untuk mendapatkan alat penyadap agar bisa mencari informasi lebih jauh mengenai aktivitas Dipa.

Dengan semakin banyaknya petunjuk mengenai rekening Melani dan aliran dana CSR, posisi Dipa tampaknya mulai terancam. Sena kini memiliki bukti awal yang bisa digunakan untuk mengembangkan penyelidikan. Sementara itu, hubungan Sena dan Davina juga semakin dekat setelah keduanya melewati berbagai kejadian bersama.

Episode 140 Terikat Janji pun ditutup dengan sejumlah pertanyaan besar. Apakah Dion dan Sena berhasil menemukan bukti kuat yang mengarah kepada Dipa? Akankah dugaan penyelewengan dana CSR akhirnya terbongkar? Dan apakah kedekatan Sena dengan Davina akan berlanjut hingga ke jenjang pernikahan? Jawabannya masih menjadi teka-teki untuk episode berikutnya. (Red)

Sumber: RCTI