Terikat Janji Episode 121: Jihan Iri Lihat Davina Bahagia, Dipa Panik Polisi Datang
Setelah pada episode sebelumnya Sena akhirnya menyatakan cintanya kepada Davina, hubungan keduanya kini semakin dekat. Di sisi lain, penyelidikan kasus jarum suntik berisi obat bius ilegal terus berjalan dan mulai membuat Dipa serta Jihan dihantui rasa takut.
Di Terikat Janji episode 121, Davina terlihat sangat bahagia saat sarapan bersama keluarga. Nora langsung mengungkap bahwa kebahagiaan Davina muncul karena Sena telah menyatakan cinta kepadanya. Hal itu membuat Jihan kesal dan menyindir kakaknya karena dianggap terlalu berlebihan.
Namun, ayah mereka justru ikut senang melihat Davina bahagia. Ia mengaku tidak lagi memandang Sena sebagai mantan penjual ketoprak. Menurutnya, Sena sudah membuktikan kemampuannya setelah membantu menyelamatkan Kusuma Food dari masalah perusahaan. Bahkan, sang ayah siap merestui hubungan Davina dan Sena jika memang mereka serius.
Di sisi lain, Sena memberikan kejutan manis dengan menjemput Davina ke rumah. Ia menghadiahkan bunga dan sebuah smartwatch sebagai tanda hubungan mereka. Davina sangat senang menerima hadiah tersebut tanpa mengetahui identitas asli Sena yang sebenarnya berasal dari keluarga kaya.
Meski sedang menikmati kebahagiaan, Davina tetap memikirkan kasus yang menimpanya. Ia dan Sena berencana memenuhi panggilan polisi untuk memberikan keterangan terkait penyelidikan. Davina juga semakin yakin bahwa Dipa memiliki hubungan dengan pria bertato yang pernah menyerangnya.
Sementara itu, Dipa mulai kehilangan ketenangan. Ia terus memikirkan jarum suntik yang tertinggal di area parkir Kusuma Food. Ketakutan membuatnya berhalusinasi seolah-olah polisi datang untuk menangkapnya. Saat melihat seseorang mengejar dari belakang, Dipa langsung panik. Namun ternyata orang itu hanya seorang karyawan yang ingin menyapanya.
Rasa cemas membuat Dipa kembali mencari jarum suntik tersebut. Ia bertanya kepada petugas kebersihan dengan alasan alat suntik itu miliknya karena digunakan untuk pengobatan diabetes. Sayangnya, tidak ada seorang pun yang mengaku menemukan benda tersebut.
Di rumah, Jihan juga diliputi rasa takut setelah bermimpi Dipa membatalkan pernikahan mereka. Mimpi itu membuatnya khawatir semua rencananya akan hancur. Meski Dipa berusaha menenangkan lewat telepon, Jihan tetap merasa gelisah dan terus memikirkan kemungkinan terburuk.
Sementara itu, Davina mulai mencari bukti baru. Ia menghubungi fotografer yang pernah mengabadikan acara pertunangan Jihan dan Dipa. Davina berharap masih ada foto yang memperlihatkan pria bertato yang diduga terlibat dalam kasus penyerangan.
Saat rapat di Kusuma Food, Jihan kembali menjadi perhatian. Ketika diminta menyampaikan ide, usulannya justru tidak sesuai dengan pembahasan sehingga membuat suasana rapat menjadi canggung. Davina pun menegaskan bahwa Jihan harus lebih memahami pekerjaannya sebagai Brand Director.
Di akhir episode, polisi akhirnya menerima hasil pemeriksaan laboratorium. Cairan di dalam jarum suntik dipastikan positif mengandung Atomidate, obat bius ilegal yang menjadi barang bukti penting dalam penyelidikan.
Tommy dan Chandra langsung menuju Kusuma Food untuk melanjutkan penyelidikan dan memeriksa rekaman CCTV. Saat melihat polisi datang, Dipa kembali panik. Kali ini ia sadar polisi benar-benar datang ke kantor sehingga memilih menghindar agar tidak bertemu dengan mereka.
Episode 121 ditutup dengan ketegangan yang semakin meningkat. Di saat hubungan Davina dan Sena semakin bahagia, Dipa dan Jihan justru semakin ketakutan karena penyelidikan polisi mulai mengarah pada pelaku sebenarnya. (Red)
Sumber : RCTI


