Hubungan Davina dan Sena semakin berubah dalam Terikat Janji episode 112. Setelah sebelumnya Davina memilih menjaga jarak, kali ini ia kembali menegaskan bahwa hubungannya dengan Sena hanya sebatas rekan kerja. Di sisi lain, kedekatan Davina dengan Raffi mulai membuat Sena merasa cemas.
Episode dimulai saat Sena menghubungi Davina pada malam hari. Sena ingin menjemput Davina agar mereka bisa berbicara langsung. Namun Davina menolak dengan alasan sudah memiliki urusan bersama sang ayah keesokan paginya. Ia meminta jika memang ada yang ingin dibahas, mereka bisa berbicara saat berada di kantor.
Penolakan itu membuat Sena merasa Davina sengaja menghindarinya. Sementara itu, Davina sudah berusaha menerima keadaan. Ia tidak ingin lagi memaksa hubungan mereka dan memilih fokus pada pekerjaan. Davina percaya jika memang berjodoh, suatu saat nanti Tuhan akan mempertemukan mereka kembali.
Di sisi lain, Dimas mendapat telepon dari Melani. Melani mengucapkan terima kasih karena Dimas telah membantunya mendapatkan tempat tinggal yang aman. Dimas ikut bersyukur melihat Melani mulai tenang. Meski begitu, Dimas terus mengingatkan dirinya agar tidak terbawa perasaan karena ia masih harus fokus menjalankan misi menangkap Dipa.
Keesokan harinya, Novan dan Davina datang ke perusahaan Raffi untuk membahas kerja sama bisnis. PT Kusuma Food resmi menjadi pemasok utama bagi jaringan toko milik Raffi. Kerja sama itu membuat Davina dan Raffi akan lebih sering bertemu dalam urusan pekerjaan.
Hal tersebut ternyata membuat Sena gelisah. Ia menyadari Davina akan semakin dekat dengan Raffi karena kerja sama kedua perusahaan. Sena pun mulai khawatir jika hubungan mereka berkembang lebih dari sekadar rekan bisnis.
Sementara itu, Novan diam-diam kembali menjalani konsultasi dengan psikolog. Ia mulai belajar menerima kesalahan di masa lalu dan berusaha mengurangi rasa bersalah yang selama ini membebaninya. Psikolog menyarankan Novan menuliskan semua perasaannya sebagai bagian dari proses penyembuhan.
Di tempat lain, Jihan mencoba mencari informasi tentang Angga, anak Veronika. Dengan berpura-pura memberikan hadiah parfum, Jihan berhasil mengetahui bahwa Angga belum menikah dan tinggal terpisah karena pekerjaannya. Meski menjawab pertanyaan Jihan, Veronika mulai merasa curiga karena Jihan terus menanyakan tentang Angga.



