Skrol untuk membaca pos

PSI Buka Dapur Umum dan Siapkan 2.000 Paket Bantuan untuk Korban Gempa Sigi

Muh. Rifai
Sejumlah anak penyintas gempa mengikuti kegiatan trauma healing yang digelar PSI Peduli di Desa Lembantongoa, Kabupaten Sigi, Sabtu, 20 Juni 2026. Foto: Istimewa
A-AA+A++

Warga Desa Lembantongoa, Kecamatan Palolo, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, mulai menerima dukungan kemanusiaan dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI) pascagempa bumi magnitudo 6,7 yang mengguncang wilayah tersebut pada 17 Juni 2026. Melalui program PSI Peduli, partai ini membuka dapur umum sekaligus menyiapkan 2.000 paket bantuan bagi masyarakat terdampak.

Tim PSI Peduli yang dipimpin Ketua DPW PSI Sulawesi Tengah, Dr Agus Lamakarate, tiba di Lapangan Lembantongoa pada Sabtu (20/6/2026). Lokasi tersebut menjadi pusat aktivitas bantuan kemanusiaan yang difokuskan untuk membantu kebutuhan warga selama masa tanggap darurat.

Selain mendistribusikan bantuan logistik, PSI juga membuka dapur umum untuk menyediakan makanan bagi warga yang masih bertahan di pengungsian maupun masyarakat yang terdampak langsung akibat gempa.

Agus Lamakarate mengatakan bantuan yang diberikan tidak hanya berupa kebutuhan pokok, tetapi juga dukungan bagi warga agar tetap memiliki semangat selama menghadapi situasi pascabencana.

“Kami ingin hadir langsung di tengah masyarakat dan membantu kebutuhan yang mendesak. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban warga yang saat ini masih berupaya bangkit setelah gempa,” ujar Agus di lokasi pengungsian.

Sebanyak 2.000 paket bantuan akan disalurkan kepada warga Desa Lembantongoa yang tersebar di lima dusun. Distribusi dilakukan secara bertahap dengan melibatkan relawan PSI Peduli serta pengurus partai di tingkat provinsi dan kabupaten.

Menurut Agus, pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat menjadi salah satu fokus utama selama masa tanggap darurat. Karena itu, keberadaan dapur umum dan bantuan logistik diharapkan dapat membantu warga memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Di sisi lain, PSI Peduli juga mengadakan kegiatan pendampingan bagi anak-anak penyintas gempa. Berbagai aktivitas seperti bermain bersama, bernyanyi, hingga pembagian bingkisan dilakukan untuk menciptakan suasana yang lebih nyaman bagi mereka.

Anak-anak terlihat antusias mengikuti kegiatan yang dipandu relawan. Suasana yang semula dipenuhi rasa khawatir perlahan berubah menjadi lebih ceria saat mereka berinteraksi dengan para pendamping.

Ketua DPD PSI Kabupaten Sigi, Adi Kabarani Repadjori, mengatakan relawan PSI Peduli akan tetap berada di lokasi selama masa tanggap darurat untuk membantu masyarakat.

Berita Lainnya

Sulteng Buka Jalan bagi UMKM Menuju Pasar Dunia
Potensi Tambang Sulteng Besar, Reny Ingatkan Tanggung Jawabnya
Berani Cup 2026 Bergulir, Pemain Lokal Morowali Adu Kualitas
Arus Abdul Karim Raih Legacy Award atas Pengabdian di KADIN Sulteng
Ahmad Ali Targetkan PSI Menang di Sulteng dan Lolos Pemilu 2029
Rakorda PSI Sigi, Konsolidasi Kader Disiapkan Menuju 2029