Skrol untuk membaca pos

Banjir di Kasimbar, Jembatan Putus di Desa Peningka Sudah Bisa Dilalui

Muh. Rifai
Jembatan Bailey di Desa Peningka, Kecamatan Kasimbar, Kabupaten Parigi Moutong, kini sudah bisa dilalui kendaraan setelah proses pemasangan berjalan normal. Foto: Arsip PUSDALOPS BPBD Kabupaten Parigi Moutong
A-AA+A++

Kemudian di Desa Laemanta Utara tercatat 81 KK terdampak, masing-masing 17 KK di Dusun 1, 15 KK di Dusun 2, 18 KK di Dusun 3, dan 31 KK di Dusun 4.

Sementara di Desa Labuan Donggulu terdapat 73 KK terdampak, terdiri dari 60 KK di Dusun 1, tiga KK di Dusun 2, dan 10 KK di Dusun 3.

BPBD mencatat belum ada warga yang mengungsi akibat kejadian tersebut. Korban meninggal dunia juga nihil. Data mengenai rumah rusak berat dan rusak ringan dalam laporan sementara juga masih nihil.

Selain memutus jembatan di Desa Peningka, banjir dan longsor juga berdampak terhadap Jalan Trans Sulawesi. Material longsoran dilaporkan menutup jalur di wilayah perbatasan Desa Peningka dan Desa Laemanta Induk.

BPBD bersama unsur terkait kemudian melakukan penanganan di lapangan. Mobilisasi alat berat dilakukan untuk membersihkan material yang menutup Jalan Trans Sulawesi dengan melibatkan BPJN Sulawesi Tengah.

Kebutuhan yang masih tercatat dalam penanganan meliputi normalisasi sungai, pembersihan Jalan Trans Sulawesi, dan penyediaan air bersih bagi masyarakat terdampak.

Prakiraan cuaca Kabupaten Parigi Moutong pada Sabtu, 29 Agustus 2026, secara umum cerah dengan suhu 28-29 derajat Celsius, kecepatan angin sekitar 8,1 kilometer per jam, kelembapan 82 persen, dan arah angin dari barat daya.

Khusus Kecamatan Kasimbar, cuaca diprakirakan cerah berawan. Meski demikian, BPBD tetap melakukan pemantauan terhadap kondisi cuaca dan perkembangan wilayah karena sebelumnya terjadi banjir. (Red)