Rini menyatakan, usulan tersebut akan disurvei bersama Dinas PU. Jika pembangunan bak penampungan memang menjadi kebutuhan prioritas, ia akan mendorong agar dapat diusulkan dalam pembahasan anggaran.
Persoalan bantuan sosial juga menjadi salah satu aspirasi yang cukup mendapat perhatian. Seorang warga mengaku belum pernah menerima bantuan sosial meski berada dalam kondisi ekonomi yang membutuhkan.
Warga tersebut meminta pemerintah memperbaiki pendataan penerima bantuan agar program benar-benar diterima masyarakat yang membutuhkan.
Perwakilan Dinas Sosial Kota Palu, Farid Amojo, menjelaskan, bahwa penyaluran bantuan sosial menggunakan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Warga yang merasa datanya belum sesuai dapat melakukan pengecekan dan pemutakhiran melalui kelurahan maupun Dinas Sosial.
Menurut Farid, penerima bantuan mengacu pada kelompok desil 1 sampai 5. Proses perubahan atau pemutakhiran data dapat membutuhkan waktu sekitar tiga bulan.
“Bisa datang di kelurahan, bisa datang di Dinas Sosial. Di sana ada operator kami untuk melakukan penyesuaian data,” ujar Farid.
Rini meminta, warga yang mengalami masalah data bantuan sosial membawa KTP dan kartu keluarga untuk dilakukan pengecekan. Ia juga meminta masyarakat tidak hanya menyampaikan keluhan, tetapi mengikuti proses pemutakhiran data agar kondisi sebenarnya dapat tercatat dalam sistem.
Selain infrastruktur dan bantuan sosial, Rini juga berkomitmen mendorong program pelatihan bagi pelaku UMKM di wilayah pemilihannya. Ia menyebut banyak warga, terutama ibu rumah tangga, yang menjalankan usaha dan membutuhkan pelatihan untuk meningkatkan keterampilan.
Seluruh aspirasi tersebut menjadi catatan bagi Rini Haris untuk dikawal melalui DPRD Kota Palu dan koordinasi dengan OPD terkait. Ia menilai reses bukan hanya menjadi ruang bertemu dengan masyarakat, tetapi juga kesempatan untuk melihat langsung persoalan yang membutuhkan tindak lanjut pemerintah.
Kegiatan reses kemudian ditutup dengan pemberian bingkisan kepada sejumlah warga lanjut usia yang hadir. Rini memberikan bingkisan tersebut sebagai bentuk apresiasi atas antusiasme masyarakat mengikuti kegiatan hingga selesai. (Rfi)









