“Yang bisa saya bantu, saya bantu. Yang semampuku bagaimana, begitu saya kasih tahu. Kalau cocok, kita jalan,” ujar Haekal.
Untuk persoalan pipa air, Haekal mengatakan sudah menyampaikan masalah tersebut kepada Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU). Ia berharap dinas terkait dapat melihat kondisi di lapangan dan mengetahui kebutuhan masyarakat.
Haekal juga membuka kemungkinan penyelesaian secara gotong royong apabila kebutuhan biaya penyambungan pipa sudah dihitung. Menurutnya, masyarakat dapat terlebih dahulu melakukan pendataan dan menghitung kebutuhan, kemudian mencari solusi bersama.
Sementara itu, terkait jalan di lorong Puskesmas Kamonji, Lurah Siranindi, Sumarsi, menyampaikan, pemerintah kelurahan sudah mengusulkan perbaikannya melalui kecamatan.
Sumarsi mengatakan usulan tersebut diharapkan masuk dalam anggaran perubahan dan pekerjaan direncanakan mulai dilakukan pada Oktober.
“Kelurahan sudah mengusulkan dan insya Allah pas perubahan ini dimasukkan kemarin di kecamatan. Jadi Oktober itu sudah mulai pekerjaan itu dilaksanakan,” kata Sumarsi.
Ia menjelaskan, jalan tersebut nantinya akan diperbaiki dengan pekerjaan rabat. Perbaikan diperlukan karena terdapat bagian jalan yang rusak dan perlu diperkuat, termasuk karena sering dilalui kendaraan.
Untuk bantuan boks jualan, Haekal menyarankan warga mengajukan proposal melalui Dinas UMKM. Ia mengatakan dirinya dapat membantu menyampaikan dan mengomunikasikan kebutuhan warga kepada dinas terkait.
Selain tiga aspirasi tersebut, warga juga menyampaikan kekhawatiran mengenai keberlanjutan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Kekhawatiran itu muncul karena ada warga yang bekerja dalam program tersebut dan berharap pekerjaannya tetap berjalan.
Haekal mengatakan persoalan MBG merupakan kewenangan pemerintah pusat sehingga dirinya tidak dapat memastikan bagaimana kelanjutan program tersebut.
“Karena itu kewenangan pusat maka saya juga tidak bisa jawab,” ujarnya.
Bagi masyarakat Siranindi, reses ini menjadi kesempatan untuk menyampaikan langsung persoalan yang mereka hadapi sehari-hari. Tiga aspirasi yang disampaikan melalui Ketua LPM Munajat Rifai diharapkan dapat menjadi perhatian dan ditindaklanjuti sesuai kemampuan serta kewenangan pemerintah.
Haekal pun menyatakan akan tetap berkomunikasi dengan dinas terkait untuk menyampaikan keluhan warga. Ia berharap ada perkembangan dari setiap persoalan yang telah disampaikan, khususnya terkait akses air dan kondisi jalan.









