Tidak lama kemudian, Sarah, ibu Raffi, datang ke restoran. Ia langsung bergabung di meja Raffi dan Davina. Sarah semakin yakin Davina adalah perempuan yang baik dan cocok menjadi pendamping putranya.
Bahkan sebelum pulang, Sarah meminta nomor telepon Davina agar bisa berkomunikasi langsung dengannya. Hal itu membuat hubungan Davina dan keluarga Raffi semakin dekat.
Di rumah Angga, suasana juga terasa hangat. Davina membantu ibu Angga memasak makanan favorit Angga. Saat tangannya terluka, ibu Angga langsung membersihkan luka dan memasangkan plester. Perhatian itu membuat Davina teringat pada kasih sayang mendiang ibunya sehingga ia merasa sangat terharu.
Sementara itu, Sena meminta ibunya berhati-hati saat berbicara dengan Tante Mayang. Sena tidak ingin identitas Angga terbongkar. Ia juga menyusun rencana agar Tante Mayang percaya bahwa mereka sudah benar-benar mengikhlaskan kepergian Rian sehingga berhenti mencari tahu masa lalu mereka.
Menjelang akhir episode, Sena kembali menjalankan tugas sebagai polisi. Ia bergabung dalam operasi penangkapan bandar narkoba yang dikenal dengan nama Kobra. Bersama timnya, Sena bersiap menjalankan penyergapan yang penuh risiko.
Episode 114 Terikat Janji ditutup dengan beberapa konflik yang masih menggantung. Melani harus membuktikan dirinya tidak terlibat masalah hukum, Dimas dibuat boncos setelah mentraktir Melani, Sena mulai cemburu melihat kedekatan Davina dan Raffi, sementara operasi penangkapan Kobra membuka ketegangan baru untuk episode selanjutnya. (Red)
Sumber : RCTI




