IKLAN-2027-DPRD

Terikat Janji Episode 74: Davina Bongkar Rahasia Sena

Muh. Rifai
Foto: Tangkapan Layar
A-AA+A++

Namun suasana berubah ketika Davina memberanikan diri menanyakan pistol yang pernah ia lihat di kamar Sena. Rasa penasaran yang selama ini dipendam akhirnya keluar. Davina bahkan sempat bercanda dan menduga Sena adalah seorang mafia atau polisi.

Pertanyaan itu membuat Sena terkejut. Pasalnya, pistol tersebut memang berkaitan dengan identitas aslinya yang selama ini masih ia rahasiakan. Beruntung bagi Sena, ia berhasil menyusun cerita untuk mengalihkan kecurigaan Davina.




Sena menjelaskan bahwa pistol itu adalah peninggalan almarhum kakeknya yang dahulu seorang polisi. Menurut pengakuannya, pistol tersebut sudah tidak aktif dan hanya dijadikan kenang-kenangan keluarga. Penjelasan itu akhirnya membuat Davina sedikit tenang dan percaya dengan cerita Sena.

Meski begitu, dalam hati Sena ia sadar kebohongan yang terus ia bangun suatu saat bisa menjadi masalah besar. Semakin banyak pertanyaan yang diajukan Davina, semakin sulit pula baginya menjaga rahasia identitasnya.

Di bagian lain, Danang yang sebelumnya jatuh ke sungai ternyata masih hidup. Ia berhasil menyelamatkan diri dan bersembunyi di sebuah hotel menggunakan identitas yang berbeda. Danang tampak menyimpan dendam besar kepada pihak-pihak yang menurutnya telah menghancurkan hidupnya. Ia juga mulai menyusun rencana balas dendam terhadap orang-orang yang dianggap bertanggung jawab atas kondisinya saat ini.

Menjelang akhir episode, hubungan Davina dan Sena kembali memasuki fase yang membingungkan. Setelah pembicaraan soal pistol dan kondisi tangan Sena yang diperban, Davina merasa Sena kembali menjaga jarak darinya. Ia menganggap pria itu sudah tidak ingin melibatkannya dalam kehidupan pribadinya.

Namun kenyataannya berbeda. Saat Davina pulang, Sena diam-diam mengikuti mobilnya dari belakang untuk memastikan keselamatannya. Ketika Davina menyadari hal tersebut, emosinya akhirnya meledak.

Davina mengungkapkan bahwa perhatian dan perlindungan yang diberikan Sena membuatnya terus berharap. Di satu sisi Sena selalu hadir dan peduli, tetapi di sisi lain ia terus menyuruh Davina menjauh. Sikap itulah yang membuat Davina merasa bingung dan tersakiti.

Episode 74 pun ditutup dengan luapan perasaan Davina yang akhirnya tidak lagi bisa ia pendam. Sementara Sena hanya bisa terdiam karena ia sendiri masih terjebak dalam rahasia besar yang belum bisa diungkapkan kepada wanita yang dicintainya. (Red)