Piala Dunia 2026 kembali menghadirkan pertandingan penuh drama pada Minggu malam, 14/6/ hingga Senin. Swedia dan Jerman sama-sama meraih kemenangan telak pada laga perdana fase grup, sementara Jepang menunjukkan mental kuat dengan menahan imbang Belanda dalam duel sengit Grup F.

Swedia membuka kampanye mereka di Grup F dengan kemenangan meyakinkan 5-1 atas Tunisia. Hasil tersebut membuat tim Skandinavia langsung memimpin klasemen sementara grup dengan koleksi tiga poin dan selisih gol +4.

Tim asuhan Swedia langsung tampil agresif sejak awal pertandingan. Yasin Ayari membuka keunggulan pada menit ketujuh sebelum Alexander Isak menggandakan skor pada menit ke-30. Tunisia sempat memperkecil ketertinggalan melalui Omar Rekik pada menit ke-43 sehingga babak pertama berakhir dengan skor 2-1.

Harapan Tunisia untuk bangkit pada babak kedua justru berubah menjadi mimpi buruk. Viktor Gyokeres mencetak gol ketiga Swedia pada menit ke-59. Mattias Svanberg kemudian memperlebar keunggulan pada menit ke-84 sebelum Ayari mencetak gol keduanya pada masa injury time untuk memastikan kemenangan 5-1.

Meski kalah telak, statistik pertandingan menunjukkan Tunisia sebenarnya tidak kalah dominan. Mereka mencatat penguasaan bola 51 persen berbanding 49 persen milik Swedia. Tunisia juga unggul dalam jumlah operan dengan 331 berbanding 320. Namun perbedaan terbesar terlihat pada efektivitas serangan. Swedia melepaskan 13 tembakan dengan delapan mengarah ke gawang dan menghasilkan lima gol, sedangkan Tunisia hanya mampu mencatat lima tembakan dengan dua tepat sasaran yang berbuah satu gol.

Hasil tersebut membuat posisi Tunisia menjadi sulit karena harus mengejar Jepang dan Belanda yang berbagi satu poin setelah bermain imbang 2-2.

Di pertandingan lain Grup F, Jepang menunjukkan karakter kuat saat dua kali bangkit untuk menahan Belanda 2-2 di Dallas Stadium.

Setelah babak pertama berakhir tanpa gol, Belanda membuka keunggulan melalui sundulan Virgil van Dijk pada menit ke-50 memanfaatkan umpan Ryan Gravenberch. Jepang hanya membutuhkan tujuh menit untuk membalas melalui Keito Nakamura yang melepaskan tembakan keras menyusur tanah.

Belanda kembali memimpin pada menit ke-64 ketika Crysencio Summerville mencetak gol indah lewat tendangan melengkung yang sempat membentur tiang sebelum masuk ke gawang. Saat kemenangan sudah di depan mata, Jepang kembali memberikan kejutan. Pada menit ke-89, sundulan Koki Ogawa dari situasi sepak pojok berbelok arah setelah mengenai Daichi Kamada dan masuk ke gawang Bart Verbruggen.

Hasil imbang tersebut membuat Jepang dan Belanda sama-sama mengoleksi satu poin dan tetap menjaga peluang lolos ke babak berikutnya.

Sementara itu di Grup E, Jerman tampil sangat dominan saat menghancurkan debutan Piala Dunia, Curacao, dengan skor telak 7-1 di Houston Stadium.

Felix Nmecha membuka pesta gol Jerman pada menit keenam melalui penyelesaian hasil kombinasi apik dengan Florian Wirtz. Curacao sempat memberikan kejutan ketika Livano Comenencia mencetak gol penyama kedudukan pada menit ke-21 setelah memanfaatkan kesalahan lini belakang Jerman.

Namun setelah itu pertandingan sepenuhnya menjadi milik tim asuhan Julian Nagelsmann. Nico Schlotterbeck membawa Jerman kembali unggul melalui sundulan dari sepak pojok pada menit ke-38. Kai Havertz kemudian menambah gol lewat titik penalti menjelang turun minum setelah Felix Nmecha dilanggar Riechedly Bazoer di kotak terlarang.

Memasuki babak kedua, Jamal Musiala memperbesar keunggulan Jerman hanya dua menit setelah jeda. Nathaniel Brown yang menjalani debut Piala Dunia mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-68 melalui penyelesaian voli yang tenang.

Deniz Undav yang masuk sebagai pemain pengganti turut menyumbang gol pada menit ke-78 sebelum Havertz menutup pesta gol Jerman lewat gol keduanya pada menit ke-88. Kemenangan tersebut membuat Jerman memimpin Grup E dengan selisih gol fantastis, +6.

Pada laga lain Grup E, Pantai Gading meraih kemenangan dramatis 1-0 atas Ekuador berkat gol Amad Diallo pada menit ke-90.

Pertandingan berlangsung terbuka dengan kedua tim sama-sama menciptakan banyak peluang. Bahkan tiang gawang tercatat empat kali menyelamatkan kedua tim dari kebobolan. John Yeboah, Alan Minda, Enner Valencia, dan Elye Wahi sama-sama melihat peluang mereka digagalkan mistar maupun tiang gawang.

Saat pertandingan tampak akan berakhir tanpa gol, Amad Diallo muncul sebagai pahlawan. Pemain yang masuk sebagai pengganti itu melepaskan tembakan melengkung ke sudut bawah gawang pada menit terakhir waktu normal untuk membawa Pantai Gading menang dan naik ke posisi kedua Grup E di bawah Jerman.

Setelah rangkaian pertandingan tersebut, Jerman memimpin Grup E dengan tiga poin dan selisih gol +6, diikuti Pantai Gading yang juga mengoleksi tiga poin. Di Grup F, Swedia berada di puncak klasemen dengan tiga poin, sementara Jepang dan Belanda membuntuti dengan masing-masing satu poin.

Pertandingan selanjutnya akan berlanjut malam ini hingga Selasa (16/6/2026) dengan empat pertandingan menarik. Spanyol akan menghadapi Tanjung Verde, Belgia bertemu Mesir, Arab Saudi menantang Uruguay, serta Iran melawan Selandia Baru dalam lanjutan fase grup. (Red)