Klasemen F1 2026 Bergetar, Hamilton Dekati Antonelli
Lewis Hamilton akhirnya bisa tersenyum lebar. Setelah menunggu cukup lama, pembalap asal Inggris itu sukses meraih kemenangan pertamanya bersama Ferrari usai tampil luar biasa pada Formula 1 GP Barcelona-Catalunya 2026, Minggu (14/6/2026).
Kemenangan ini terasa spesial karena Hamilton bukan cuma berhasil membawa Ferrari kembali ke puncak podium, tetapi juga menghentikan dominasi Mercedes yang sebelumnya terus berjaya sepanjang musim 2026. Hasil ini sekaligus membuat persaingan perebutan gelar juara dunia kembali memanas.
Start dari posisi kedua di belakang George Russell, Hamilton sebenarnya sempat kesulitan di awal balapan. Russell tampil agresif sejak lampu start padam dan langsung mempertahankan posisi terdepan. Di belakang mereka, Kimi Antonelli, Lando Norris, dan Max Verstappen juga berhasil menjaga posisi masing-masing.
Namun seperti yang sudah sering terjadi dalam balapan Formula 1 modern, strategi menjadi faktor penentu.
Ferrari mengambil keputusan berani dengan menjalankan strategi tiga kali pit stop untuk Hamilton. Awalnya keputusan tersebut terlihat berisiko karena mayoritas tim memilih strategi dua kali pit stop. Tetapi perlahan strategi Ferrari mulai menunjukkan hasil.
Saat para rival mulai kesulitan menjaga performa ban di tengah suhu lintasan yang menembus lebih dari 50 derajat Celcius, Hamilton justru mampu terus mencatatkan waktu putaran yang konsisten.
Momen penentu datang ketika Fernando Alonso mengalami masalah pada mobil Aston Martin miliknya. Virtual Safety Car (VSC) langsung diberlakukan dan Ferrari bergerak cepat memanggil Hamilton masuk pit untuk pit stop terakhir.
Keputusan itu menjadi jackpot bagi tim asal Maranello tersebut.
Hamilton kembali ke lintasan masih di posisi terdepan dengan ban yang lebih segar dibanding para pesaingnya. Sejak saat itu, juara dunia tujuh kali tersebut perlahan menjauh dari kejaran Russell dan mulai mengendalikan jalannya balapan.
Sementara itu, drama besar terjadi di kubu Mercedes.
Kimi Antonelli yang sepanjang balapan terlihat memiliki kecepatan luar biasa terus memberikan tekanan kepada Russell. Bahkan pembalap muda Italia itu sempat berhasil menyalip rekan setimnya untuk merebut posisi kedua ketika balapan tinggal menyisakan beberapa lap lagi.
Sayangnya keberuntungan tidak berpihak kepadanya.
Tak lama setelah berhasil naik ke posisi kedua, Antonelli mengalami kerusakan pada mobilnya. Kecepatannya tiba-tiba turun drastis sebelum akhirnya menepi dan gagal menyelesaikan balapan. Padahal sebelumnya ia berpeluang besar meraih podium sekaligus memperlebar jarak di puncak klasemen.
Masalah juga menimpa Ferrari kedua yang dikendarai Charles Leclerc. Pembalap asal Monako itu mengalami gangguan power steering dan harus mengakhiri balapan lebih awal.
Dengan Antonelli dan Leclerc sama-sama gagal finis, Russell akhirnya mengamankan posisi kedua untuk Mercedes. Lando Norris melengkapi podium di posisi ketiga sekaligus menghadirkan catatan unik.
Untuk pertama kalinya sejak tahun 1968, podium Formula 1 diisi sepenuhnya oleh pembalap Inggris, yakni Hamilton, Russell, dan Norris.
Di belakang mereka, Max Verstappen harus puas finis keempat setelah tidak mampu mengimbangi kecepatan tiga pembalap terdepan. Oscar Piastri membawa pulang poin penting untuk McLaren di posisi kelima.
Salah satu kejutan terbesar datang dari Isack Hadjar. Pembalap muda Red Bull itu sempat terlempar jauh di awal balapan, tetapi berhasil bangkit dan finis di posisi keenam.
Alpine juga patut mendapat apresiasi setelah Pierre Gasly dan Franco Colapinto tampil solid dengan finis ketujuh dan kedelapan.
Bagi Ferrari, kemenangan ini menjadi suntikan moral yang sangat dibutuhkan. Setelah beberapa seri terakhir kesulitan menandingi Mercedes, kemenangan Hamilton membuktikan bahwa tim Kuda Jingkrak masih punya peluang besar untuk ikut berburu gelar musim ini.
Meski Antonelli masih nyaman di puncak klasemen pembalap, selisih poinnya kini mulai terpangkas. Jika Ferrari mampu mempertahankan performa seperti di Barcelona, persaingan menuju gelar juara dunia dipastikan bakal semakin seru pada paruh kedua musim. (Red)
Klasemen Pembalap Formula 1 2026
- Kimi Antonelli (Mercedes) – 156 poin
- Lewis Hamilton (Ferrari) – 115 poin
- George Russell (Mercedes) – 106 poin
- Charles Leclerc (Ferrari) – 75 poin
- Lando Norris (McLaren) – 73 poin
- Oscar Piastri (McLaren) – 68 poin
- Max Verstappen (Red Bull) – 55 poin
- Pierre Gasly (Alpine) – 41 poin
- Isack Hadjar (Red Bull) – 34 poin
- Liam Lawson (Racing Bulls) – 26 poin
- Franco Colapinto (Alpine) – 19 poin
- Oliver Bearman (Haas) – 18 poin
- Arvid Lindblad (Racing Bulls) – 12 poin
- Carlos Sainz (Williams) – 6 poin
- Alex Albon (Williams) – 5 poin
- Esteban Ocon (Haas) – 3 poin
- Gabriel Bortoleto (Audi) – 2 poin
- Fernando Alonso (Aston Martin) – 1 poin
- Nico Hulkenberg (Audi) – 0 poin
- Valtteri Bottas (Cadillac) – 0 poin
- Sergio Perez (Cadillac) – 0 poin
- Lance Stroll (Aston Martin) – 0 poin
Sementara itu, klasemen konstruktor masih dipimpin Mercedes dengan koleksi 262 poin. Ferrari mulai mendekat setelah kemenangan Hamilton dan kini mengumpulkan 190 poin.
Klasemen Tim Formula 1 2026
- Mercedes – 262 poin
- Ferrari – 190 poin
- McLaren – 141 poin
- Red Bull – 89 poin
- Alpine – 60 poin
- Racing Bulls – 38 poin
- Haas – 21 poin
- Williams – 11 poin
- Audi – 2 poin
- Aston Martin – 1 poin
- Cadillac – 0 poin


