Piala Dunia 2026 langsung menghadirkan pertandingan besar di fase grup. Timnas Brasil akan menghadapi Maroko pada laga pembuka Grup C yang digelar di MetLife Stadium, Sabtu (13/6/2026) pukul 22.00 waktu setempat atau Minggu (14/6/2026) pukul 06.00 WIB.
Duel ini menjadi salah satu pertandingan paling dinanti karena mempertemukan dua tim yang saat ini berada di jajaran 10 besar dunia. Brasil menempati peringkat keenam FIFA, sementara Maroko berada di posisi kedelapan.
Namun jelang pertandingan, Brasil harus menerima kabar kurang menyenangkan. Bintang mereka, Neymar, dipastikan tidak bisa tampil setelah mengalami cedera betis yang belum pulih sepenuhnya.
Pelatih Brasil Carlo Ancelotti mengonfirmasi bahwa Neymar resmi absen saat menghadapi Maroko seperti dilansir fieldlevelmedia. Sebelumnya, pemain Santos tersebut sempat masuk daftar pemain yang diragukan tampil.
Cedera calf grade 2 yang dialami Neymar terjadi saat membela Santos pada 17 Mei lalu. Cedera itu membuatnya melewatkan seluruh agenda uji coba Brasil menjelang Piala Dunia 2026.
Absennya Neymar tentu menjadi kehilangan besar bagi Selecao. Selain berstatus sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah tim nasional Brasil dengan 79 gol, kontribusinya di Piala Dunia juga sangat menonjol.
Dari 13 pertandingan di ajang Piala Dunia, Neymar telah mengoleksi delapan gol dan empat assist. Statistik tersebut menunjukkan betapa pentingnya peran sang pemain dalam membangun serangan Brasil.
Tanpa Neymar, perhatian kini tertuju kepada Vinicius Junior dan Raphinha. Kedua pemain tersebut diprediksi menjadi motor utama serangan Brasil saat menghadapi pertahanan rapat Maroko.
Di lini depan, Ancelotti disebut akan memberikan kesempatan kepada Igor Thiago untuk tampil sebagai starter. Striker Brentford itu dinilai memiliki kemampuan duel fisik yang lebih baik untuk menghadapi para bek Maroko.
Meski baru mencetak dua gol dari empat penampilan internasional, Igor Thiago dianggap lebih cocok dengan kebutuhan taktik Brasil dibanding Matheus Cunha yang sejauh ini baru mengoleksi satu gol dari 29 caps bersama tim nasional.
Masalah Brasil sebenarnya tidak hanya soal Neymar. Selecao juga mengalami krisis pemain di beberapa posisi penting.









